BrebesNews.Co 24 January 2013 Read More →

8 REKANAN KENA BLACKLIST PEMKAB BREBES

wakil bupati narjo terima kunjungan dprd jeparaBREBESNEWS.CO, Unit Layanan Pengadaan (ULP)-Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Brebes mendapat acungan jempol dari Anggota DPRD Jepara. Dikarenakan LPSE telah berani memblack list rekanan nakal yang tidak memenuhi  target dalam penggarapan proyek tertentu.

Pujian tersebut disampaikan saat 13 anggota dewan dari kota ukir itu melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Brebes. “Kami salut atas keberanian LPSE Pemkab Brebes yang memblack list rekanan nakal,” ujar anggota Komisi D DPRD Jepara H Arofiq ST MT seraya mengacungkan jempol  dalam dialog di ruang rapat Bupati Brebes Selasa (22/1).

Menurut Rofiq, hal serupa tidak pernah dilakukan oleh eksekutif di kotanya. Jadi tidak keliru kalau dirinya memilih daerah kunjungan ke Brebes. Ini berarti, dengan dimuatnya identitas Rekanan nakal secara jelas, maka bisa menjadi efek jera. Sehingga rekanan lain tidak melanggar kesepakatan bersama.

Kepala Bagian (Kabag) Pembangunan Setda Brebes Drs Edy Kusmartono MSi menjelaskan, sebanyak delapan rekanan yang telah diblack list akibat tidak mampu melaksanakan  pekerjaan sesuai dengan tenggat waktu dan aturan yang diberlakukan. Kedelapan rekanan itu yakni CV Borobudur, CV Violet, CV Wahyu Putra Pratama, CV Riski Abadi, CV Sinar Muda Putra, CV Purna Yudha, CV Mahesa dan CV Harapan Sukses.

Kunjungan dipimpin Wakil Ketua DPRD Jepara H Aris Isnandar ST diterima langsung Wakil Bupati Brebes Narjo, Asisten II Setda Ir H Moh Iqbal, Kabag Pembangunan Setda Drs Edy Kusmartono MSi, Ketua Komisi III DPRD Brebes Zaki Saprudin dan Anggota Komisi III Sukirso.

Menurut Aris, kunjungan ke Brebes dalam rangka menimba ilmu tentang kebijakan pembangunan, terutama dalam bidangproses lelang pengadaan barang. Dalam bidang ini, LPSE Brebes mendapat  predikat terbaik kedua se Jawa Tengah.  (ilmie )

Posted in: Pemerintahan