BrebesNews.Co 16 February 2013 Read More →

Angka Pengajuan Cerai Guru Di Brebes Cukup Tinggi

ceraiBREBESNEWS.CO – Guru, di gugu lan di tiru, itulah akronim yang biasa di dengar tentang sosok seorang guru. Karena selain profesinya yang dapat mencerdaskan siswa, petuah serta tindak tanduk guru juga biasanya sebagai cermin panutan masyarakat. Namun, Dibalik akronim diatas, guru sebagai manusia biasa juga tetap mempunyai problem, termasuk problem keluarga. Problem keluarga inilah yang biasanya berujung pada perceraian.

Di kabupaten Brebes sendiri, angka pengajuan cerai masih dikatakan cukup tinggi.

Untuk data tahun 2012, pengajuan cerai guru sekitar 28 kasus. Sementara untuk pengajuan cerai tahun 2013 awal ini, sudah ada 5 berkas pengajuan cerai, demikian dikatakan (ymt) Kasi Pengembangan Dinas Pendidikan kabupaten Brebes, Abu Dhardini, SE, kepada BREBESNEWS.CO, sabtu (16/2).

Menurut Abu Dhardini, Pihak dinas pendidikan biasanya hanya sekedar sebagai konseling bila ada pengajuan cerai dari guru.
“Pihak guru yang mau mengajukan cerai akan dipanggil Dinas Pendidikan dulu, yang selanjutnya untuk dimintai keterangan seputar gugatan perceraiannya,” Katanya.

Bila proses awal pihak keluarga dari guru bersangkutan bisa didamaikan, maka pengajuan tidak diteruskan. Namun bila mediasi buntu, pihak dinas pendidikan akan mengajukan ke pihak BKD. Di BKD, guru yang ingin menggugat cerai, juga akan diberi mediasi lagi agar proses cerai tidak terjadi. Bila mediasi tidak bisa diselesaikan, maka pihak penggugat biasanya akan langsung ke Pengadilan Agama.

Ditanya, soal materi gugatan cerai, Abu Dhardini menjelaskan, biasanya penggugat akan mengatakan karena kurangnya harmonis dalam menata keluarga, atau adanya beda prinsip antara Suami-Istri. Ada juga karena ingin nikah lagi, berhubung sebagai PNS tidak boleh poligami, maka pengugat akan mengajukan cerai.

Berdasar catatan di kantor dinas pendidikan kabupaten brebes, jumlah PNS guru ada sekitar 7000 orang. (hendrik)

Posted in: Pendidikan