BrebesNews.Co 23 February 2013 Read More →

Komunitas Bang Thoyib Brebes : Upaya Menangkal Penyakit Pikun Dengan Catur

DSCF0044(BREBESNEWS.CO)- Bagi sebagian orang, permainan catur atau bahasa brebesnya ‘dolanan skak’ merupakan hal yang melelahkan. Namun bagi anggota komunitas (perkumpulan -red) catur Bang Thoyib Brebes, hal tersebut tidak berlaku. Justru hampir setiap hari pikiran mereka terus berjalan, utamanya saat sedang menjalankan permainan bidak caturnya.

Komunitas catur yang telah ada sejak tiga tahun lalu ini, dinamakan Bang Thoyib, karena konon sesuai dengan penggagasnya bernama Thoyib. Bertempat bersebelahan dengan warung Tegal, dengan lebar sekitar 2 x 4 meter, dengan dibatasi dinding di Jl KH Amad Dahlan Kelurahan Pasarbatang Brebes. Sejak sore mereka sudah siap meramaikan tempat permainan, untuk adu strategi bermain catur. Kadang kalau hari libur pencinta olah raga catur tersebut siang hari sudah pada buka papan caturnya untuk bermain.

” Sampai saat ini jumlah anggota kami sekitar 20 orang dari berbagai wilayah di Brebes. Bahkan terkadang sejumlah orang pencinta catur dari Tegal juga sering “melawat”ke markas kami, untuk menjajal kemampuan bermain catur,” ujar Thoyib, dedengkot komunitas catur ini.

Menurut Thoyib, atau akrabnya dipanggil Bang Thoyib, hobi yang satu ini memang terasa mengasikkan. Bahkan sering membuat orang lupa waktu jika sedang bermain. ” Bahkan terkadang mereka bermain sampai pagi,” tuturnya.

Salah seorang anggota, Danto asal Kelurahan Pasarbatang menuturkan hampir setiap hari dia datang ke “markas”. Selain untuk menambah pengetahuan dan pengalaman dia juga merasa terhibur dengan berkumpul bersama sesama penggila permainan ini”
“Kalau di sini banyak teman jadi bisa terhibur dan menambah ilmu baru,” tuturnya.

Pembina komunitas, drh Joni Murahman menuturkan banyak manfaat yang bisa didapat dengan bermain catur. Salah satunya adalah banyak orang yang berubah kelakukan semenjak bergabung dengan komunitas ini. “Banyak yang jadi “bener” setelah senang main catur di sini,” jelasnya.

Prinsip yang sering dipakai menurut dia adalah “tambah bener, pinter dan master”. Bener atau benar berarti bermain sesuai dengan aturan yang ada, setelah itu baru meningkat menjadi pintar dan akhirnya tercipta master baru. “Diharapkan bisa tumbuh master baru dari Brebes,” tandasnya.

Menurut Joni, catur tidak hanya sekadar permainan namun juga olah raga, seni dan pengetahuan. Dengan demikian ada sejumlah manfaat yang didapatkan ketika seseorang bermain catur. “Biasanya mereka yang senang dengan permainan ini tidak mudah terserang penyakit pikun,” jelasnya. (Agus Simpe/Noe)

Posted in: Serba Serbi