BrebesNews.Co 28 February 2013 Read More →

Nasib Pembangunan Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) Brebes- Tegal Masih Belum Jelas

* Pemda Setempat Harus Kooperatif menangkal Gejolak Sosial Akibat Berjalannya Proyek

jalingkutBREBESNEWS.CO – Jalan Lingkar Utara (Jalingkut ) Brebes- Tegal Sepanjang 17 kiometer nasib pekerjaannya hingga saat ini belum jelas. Nyaris satu minggu lebih  (terhiutung rabu 20/2), kemarin pihak pelaksana yakni PT BRD (Bumi Redjo)Jo PT Brantas Abipraya, mengehentikan pekerjaan, dengan alasan klaim termin pembayaran sejak bulan november belum dibayarkan.

” Siapa yang mau kerja, kalo tidak di bayar mas,” Ungkap Sugeng  pelaksana PT.BRD untuk jalingkut Brebes-Tegal saat di hubungi BREBESNEWS.CO via telepon selulernya, kamis (28/2).

Menurut Sugeng, pihaknya sudah berupaya beberapa kali menghubungi pemerintah, namun nihil. karena klaim pembayaran belum juga turun, maka pihaknya terpaksa mengehentikan pekerjaan.

” Klaim pembayaran untuk termin november sekitar kurang lebih 16 milyar, namun sampai saat ini belum ada kepastian. Padahal kami harus membayar pekerja, dana operasional serta pembayaran material lainnya,” ungkpanya Lagi.

Saat ini pekerjaan Jalingkut menurut Sugeng sudah Nyaris 50 Prosen. Pihaknya optimis bila pekerjaan lancar, sebelum akhir tahun jalingkut Brebes- Tegal, Dari desa Klampok lewat jalur utara hingga ke Tegal Sari sudah bisa di lalui kendaraan.

Sementara itu, sumber di kementrian Pekerjaan Umum yang dilansir media massa online Nasional, mengatakan, seretnya pembiayaan ke kontraktor karena adanya perubahan amandemen kontrak. Selain itu, beberapa pinjaman untuk pembangunan proyek jalingkut tersebut, masih menunggu persetujuan pihak pendana yakni Bank Dunia.

Pihak Kementrian Umum Juga menyayangkan kurang kooperatifnya pemerintah daerah yang menjadi tempat pelaksanaan proyek. Terutama Soal gejolak sosial yang sering muncul, akibat dampak penggarapan proyek jalingkut.

“Karena bila ada gejolak sosial atau permasalahan masyarakat muncul di tempat penggarapan proyek, pihak Bank Dunia, biasanya akan meng-evaluasi kembali kerja proyek,” Ungkap sumber keterangan Dari kementrian Pekerjaan umum tersebut.

Seperti diketahui, jalingkut Brebes-Tegal memakan biaya 205 milyar rupiah, dengan komposisi 30 prosen APBN, dan 70 dari Bantuan Bank Dunia. (Agus Simpe/Noe)

Posted in: Sosial