By 14 February 2013

Pengedar Pil Dextro Asal Desa Kupu Wanasari, Di Ancam Tuntutan Hukuman 10 Tahun

pil dextroBREBESNEWS.CO -Penyalahgunaan obat Dextromethorphan atau lebih dikenal dengan Dextro dewasa ini cukup memprihatinkan. Menurut data di Dinas Kesehatan setempat, penyalahgunaan obat ini dapat merenggut nyawa orang.. Bila obat ini dikonsumsi secara berlebihan, selain menimbulkan gangguan jantung dan kerusakan hati dapat memabukkan seperti pengaruh ganja dan obat terlarang lainnya. Dextro merupakan obat bebas dan diperjualbelikan secara bebas di toko obat maupun apotik.

Hal ini tidak membuat ciut nyali terdakwa,Aris Riski(27) warga Desa Kupu,Wanasari,Brebes. Pemuda ini nekad mengedarkan Dextro ke para pengguna yang akhirnya ditangkap pihak kepolisian. Berkas Perkara di limpahkan ke Pengadilan Negeri, dengan nomer 9/Pid B/PN.Brebes/2013 Didepan majelis Hakim,Terdakwa Aris mengakui mengedarkan barang yang dilarang pemerintah untuk mencari keuntungan,senin(11/2) di PN Brebes.

Menurut JPU,Wuryanto SH menerangkan Terdakwa dengan sengaja mengedarkan Pil Dekstro demi mencari keuntungan pribadi.Ia di kenakan pasal 98 ayat(2)dan Ayat(3) UU RI no 36 tahun 2009 tentang kesehatan.Diancam Hukuman Maksimal 10 tahun penjara atau denda 1 miliar.

”Terdakwa menyalahgunakan dan mengedarkan Pil Dektro yang dapat merusak generasi penerus berakibat pada ketergantungan obat tersebut”jelasnya Ke BREBESNEWS.CO,

Pengedar Dextro,ini mengaku membeli 2 box Pil Dextro dariCirebon.dengan harga per-box 200 ribu.di paketkan menjadi 18 paket.keseluruhan menjadi 100 paket dan siap untuk di jual dan di edarkan.Terdakwa hanya tertunduk lesu saat persidangan digelar. (Hendrik)

Posted in: Hukum