BrebesNews.Co 20 March 2013 Read More →

Brebes, Masuk 5 Kabupaten Di Jateng Dengan Angka Kematian Ibu Melahirkan Tinggi

BREBESNEWS.CO -Angka Kematian Ibu (AKI) karena hamil, melahirkan, dan nifas di Jawa Tengah mengalami fluktuatif. Namun trennya terus naik, tercatat sejak tahun 2010 AKI sebesar 104,42 per 100.000 Kelahiran Hidup (KH), tahun 2011 naik lagi menjadi 116,01 per-100.000 KH dan tahun 2012 juga naik menjadi 116,33 per-100.000 KH. Sebagai penyumbang tingginya AKI tersebut, adalah lima Kabupaten yakni Brebes, Pemalang, Kab Tegal, Banyumas dan Kota Semarang.

ibu mati melahirkan

Padahal, Pecepatan penurunan AKI dan Angka Kematian Bayi (AKB) yang diamanatkan dalam MDGs harus mencapai 100 per-100.000 KH pada tahun 2015. “Artinya, harus ada upaya-upaya konkrit untuk percepatan penurunan AKI dan AKB, khususnya di Kabupaten Brebes,” kata Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan yang disampaikan Kabid PUG dan KHP Dra Hj Farikha saat membuka Penguatan Kelompok Kerja Tetap (Pokjatap) Gerakan Sayang Ibu dan Bayi (GSIB) di Hotel Riez Tegal, (19/3).

Menurutnya, penyebab kematian Ibu masih bersifat klasik seperti adat istiadat, jumlah penduduk, pelayanan kesehatan yang belum optimal dan kondisi geografis. Selama ini, penanganan yang difokuskan baru sebatas pada pelayanan kesehatan. “Penyebab kematian ibu langsung yakni Eklamasi atau Hipertensi, Perdarahan dan Infeksi sudah mendapatkan pelayanan yang prima,” ujar Farikha.

Sedangkan faktor penyebab non medis belum mendapatkan perhatian yang memadai, seperti budaya tentang pengambilan keputusan, rendahnya pendidikan atau pengetahuan ibu, belum berjalannya Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) dan rendahnya perhatian suami terhadap kesehatan ibu.

Kata Farikha, strategi yang perlu dilakukan untuk menurunkan AKI yaitu dengan melakukan pemberdayaan perempuan dan pengarusutamaan gender. Realisasinya, dengan mengadakan penguatan Pokjatap GSIB.

Kegiatan yang berlangsung 2 hari itu diikuti oleh 25 orang yang terdiri dari unsur Pokjatap GSIB yang berada di SKPD, LSM, Organisasi Profesi, Organisasi Perempuan dan PMI.

Paparan disampaikan antara lain dari Dinas Kesehatan Prov Jateng Padmi Suryati MKes, Dosen IAIN Semarang Dr Moh Fauzi dan Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kab Brebes dr Rasipin MKes.

Dengan penguatan ini, diharapkan bisa menjadi evaluasi pelaksanaan gerakan sayang ibu dan anak, meningkatkan kapasitas Pokjatap GSIB dan menggerakan seluruh SKPD terkait dan stakeholder untuk percepatan penurunan AKI.(ilmie)

Posted in: Sosial