BrebesNews.Co 25 March 2013 Read More →

Bupati Idza : Jangan Menyerah Terhadap Kondisi Fisik

* Di Brebes ada Sekitar 6800 yang kondisinya dinyatakan Disabilitas

BREBESNEWS. CO -Penyandang Disabilitas (cacat tubuh) diharap jangan sampai menyerah menjalani hidup dan kehidupan di dunia. Pasalnya, kehidupan yang dijalani penyandang disabilitas jauh lebih mulia, ketimbang cacat rohani. Terbukti kehidupannya tidak bergantung pada orang lain dan memiliki kesabaran yang luar biasa.

“Allah tidak membedakan siapa-siapa, yang dinilai bergantung pada ketakwaannya,” kata Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE saat menghadiri silaturohmi dan diskusi dengan para penyandang disabilitas di Desa Banjaratma Kec Bulakamba Brebes, Senin (25/3).

disabilitas1Menurut Idza, para disabilitas sangat luar biasa karena bisa dan biasa beraktivitas sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak memiliki keterbatasan fisik. Disabilitas bisa bekerja sesuai dengan kemampuan dan keahlian masing-masing. “Juga bisa membentuk keluarga dengan penuh cinta kasih,” ujarnya.

Meskipun dengan memiliki kekurangan, lanjutnya, tetapi harus tetap bersyukur kehadirat Allah SWT. Pasti akan diberikan jalan terbaik dari Yang Maha Kuasa dari berbagai jalan yang dikehendaki-Nya.

Ketua Ikatan Doktor Indonesia Drs H Sartono M Kes menjelaskan, sedikitnya ada 6800 warga Brebes yang menderita disabilitas. Ada yang stanting, lumpuh layuh, amputasi, cacat sejak lahir dan lain sebagainya. “Saat ini telah berkumpul lebih kurang 200 penyandang disabilitas,” kata Sartono.

Kabid Rehab Sosial Dinsosnakertran Pujianto menuturkan, dirinya tengah mendata dan mengajukan proposal bantuan kepada pemerintah daerah baik Kabupaten, Provinsi maupun pusat. “Kami berharap, para disabilitas bisa mendapat perhatian lebih dari pemerintah sehingga tidak dipandang sebelah mata,” tuturnya.

Ketua Persatuan Penyandang Cacat Indonesia (PPCI) Kabupaten Brebes Warsinah meminta, agar pemerintah menyediakan berbagai fasilitas untuk penyandang cacat. Juga perlu dilatih ketamplilan wira usaha agar mereka bisa bekerja secara konsisten seperti layaknya manusia sempurna pada umumnya. (ilmie)

Posted in: Sosial