BrebesNews.Co 16 March 2013 Read More →

Gebrak Nilai Tidak Realistis Anggaran Badroom Bupati Senilai 100 Juta Dan Wakil Bupati 50 Juta

IMG_20130316_115156BREBESNEWS.CO -Hampir 3 bulan lebih atau tepatnya sekitar 100 hari pemerintahan baru di Kabupaten Brebes yang di pimpin Hj idza priyanti SE dan Narjo mendapat kritikan dari sejumlah elemen-elemen masyarakat. Hal ini terungkap dalam acara Refleksi 100 kinerja Bupati dan wakil Bupati Brebes menyambut Hari Pers Nasional di Pendopo Brebes,Sabtu(16/3). Beberapa aktivis, termasuk Gerakan Berantas Korupsi Brebes ( Gebrak) yang menyoroti tentang penggunaan APBD dan PAD Kabupaten Brebes di nilai tidak pro rakyat.

” Buktinya badroom atau tempat tidur bupati dianggarkan 100 juta rupiah dan wakil bupati 50 juta rupiah,” papar Darwanto koordinator Gebrak Brebes, yang memberikan data keterangan dari buku APBD Brebes tahun 2013.

Selain angaran badroom, yang tidak realistis, menurut Darwanto disebutkan dalam APBD 2013, uang makan bupati sebulan 20 juta rupiah, berararti uang untk makan keluarga bupati sekitar 600 ribu rupiah, serta uang bensin dengan kapasitas 1 bulan 3000 liter bensin premix.

Darwanto juga mengemukakan Kinerja Bupati dan wakil Bupati masih dinilai lamban tetrutama untuk birokrasi. Contohnya soal jabatan sekertais daerah atau sekda, yang sudah 5 kali jabatan sekda berstatus Plt (Pelaksana tugas) dan tidak menunjuk sekda definitif.

” Hal ini justru akan memperlamban kerja birokrasi, karena keputusan keputusan sekda akan tidak efektif dan optimal. Padahal uji test sekda sudah pernah dilakukan beberapa pejabat, dan dinyatakan lulus test dari propinsi untuk bisa di tunjuk bupati menduduki jabatan sekda,” terang Darwanto.

Darwanto mengharap apa yang dilakukan pemerintah Idza-Narjo ke depan, dapat membuktikan bahwa 6 pilar yang dikampanyekan saat pilkada dulu, merupakan program pro rakyat yang dapat mensejahterakan masyarakat.

Sementara itu Bachrul Ulum, dari perwakilan Unesco Brebes, menyoroti tentang pendidikan di Brebes, yang anggarannya belum optimal, serta patokan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Brebes yang rendah yakni sekitar 7 prosen dari anggaran 1,8 triliun. Padahal harusnya bisa mencapai 20 Prosen

Ir. Djoko Gunawan MT, yang di-daulat mewakili bupati dan wakil bupati, merasa berterima kasih atas masukan dari rekan rekan aktivis LSM, di kabupaten Brebes. Pihak Pemerintah daerah akan selalu memperhatikan masukan aspirasi masyarakat Brebes, dalam penganggaran APBD, tahun tahun berikutnya.

Dalam acara refleksi 100 hari pemerintahan Idza-Narjo, juga di gelar  acara bedah buku karangan Reza Pahlevi wartawan Radar Tegal yang menyoroti tentang politik. hadir bupati Idza-Narjo para aktivis LSM, organisasi pemuda, organisasi mahasiswa dan beberapa pejabat SKPD di lingkungan pemda Brebes. (Hendrik)

Posted in: Pemerintahan