BrebesNews.Co 9 March 2013 Read More →

Gedung SDN 3 Kluwut Bulakamba Tidak Laik Untuk Tempat Belajar

* 5 Kelas Tidak Dapat Digunakan Kegiatan Belajar, Murid Belajar di Ruang Guru

BREBESNEWS.CO – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Kluwut, kecamatan Bulakamba, kondisinya tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar. Pasalnya tempat di beberapa bagian gedung, terlihat sudah rapuh dan nyaris ambruk. Meski demikian gedung tetap digunakan, walaupn siswa siswa yang belajar harus ekstra hati-hati, karena dimungkinkan gedung akan ambruk dan mencederai para siswa yang sedang belajar.

sd kluwut 001
“Lima ruang kelas, kondisinya tidak dipakai untuk kegiatan belajar mengajar. dua ruang kelas baru pembangunannya mangkrak karena dananya hilang entah kemana,” ujar salah satu guru SDN 3 Kluwut yang tidak mau di sebut namanya kepada BREBESNEWS.CO sabtu (9/3).

Menurutnya lagi, mangkraknya ke dua bangunan, dikarenakan adanya pengurangan anggaran dari dinas pendidikan terkait. Sebelumnya pada perjanjian kesepakatan (MoU) pertama telah ditandatangani dana bantua sebesar lebih dari 240 juta rupiah. Namun tiba-tiba pihak dinas pendidikan mengurangi bantuan menjadi 125 juta rupiah,

Ke-tiga ruangan kelas lainnya, sudah hampir hancur pada bagian atapnya. Kayu atap sudah juga terlihat rapuh, serta bagian lantai ruangan sudah nampak mengelupas. Akibat kondisi ruangan yang tidak layak inilah, siswa kadang terpaksa harus belajar di ruang guru.

Salah seorang guru Aji Riyanto juga menuturkan, bila hujan tiba proses belajar mengajar terpaksa dihentikan karena banyak atap genting yang bocor

Berdasarkan catatan informasi yang diperoleh dilapangan, besarnya anggaran APBD Brebes 1,6 triliun untuk anggaran tahun 2013. Saat ini 20 prosennya untuk dana pendidikan. Sementara daftar sekolah yang rusak menurut catatan dewan pendidikan terdapat 875 SD dan MI di kabupaten Brebes dengan 10.128 ruangan kelas yang dianggap sudah mengalami kerusakan. Sebagai contoh di kecamatan Brebes saja terdapat 170 ruangan kelas yang dianggap rusak.

Bupati Idza Priyanti SE, Saat dikonfirmasi di sela-sela pelantikan pejabat golongan eselon II,III dan IV, di pendopo jum at sore (8/3), mengatakan, pihaknya akan ber-komitmen menangani soal sarana dan prasarana pendidikan.
” Sarana dan Prasarana sangat Penting dalam upaya belajar mengajar. Pihaknya juga akan terus menawasi penyimpangan atas pembangunan sekolah yang memperoleh dana pembangunan,” ujar Idza Priyanti. ( Agus Simpe)

Posted in: Pendidikan