BrebesNews.Co 14 March 2013 Read More →

HKTI : Jalan Tol Dan Pembuatan Jalan Lingkar Pantura Brebes Pacu Gagalnya Panen Bawang

BREBESNEWS.CO- Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) kabupaten Brebes Ir. Masrukhi Bachro, menengarai kelangkaan bawang merah sekarang ini, yang berimbas pada lonjakan harga yang dinyatakan tinggi sekali hingga mencapai 40 ribu sampai 50 ribu di pasaran, juga akibat beberapa gagalnya panen petani bawang karena kebanjiran.

Intensitas hujan yang cukup tinggi di bulan desamber hingga maret ini, banyak sawah Di Brebes tergenangi air, sehingga bawang yang ditanam membusuk, dan berakhir gagal panen, demikian dikatakan Ir. Masrukhi bachro, kepada BREBESNEWS.CO, kamis (14/3).

tani bawang
” Pembuatan Jalan Tol dan pembuatan jalan lingkar utara, yang tidak memperhatikan drainase (saluran air) membuat pengairan sawah terganggu, sehingga pada musim hujan air menggenangi sawah dan berakibat gagal panen hingga stok bawang di Brebes kecil. Hal inilah yang memicu harga bawang jadi mahal, ” ujarnya.

Menurut Masrukhi, meski akibat gagal panen bawang di bulan ini dinyatakan prosentasenya dianggap kecil, namun jelas mengganggu stok bawang yang ada di Brebes, sebagai penyangga kebutuhan bawang Nasional.

” Yang jelas, regulasi pemerintah harus dimatangkan. karena setiap januari,februari, maret dan april stok bawang menipis, jadi perlu didatangkan impor,” jelas Masrukhi lagi.

Sementara itu, ketua Asosiasi Bawang Merah Indonesi (ABMI) Brebes Johari memperkirakan, stok bawang di Brebes bulan sekarang ini, hanya ada 4800 ton, kalau digabungkan dengan stok nasional hanya sekitar 8000 ton, padahal kebutuhan bawang secara nasional per-bulan paling tidak 28.000 ton. (Afif)