BrebesNews.Co 10 March 2013 Read More →

Mutasi Jabatan Jangan Jadi Bumerang Bupati

09-Wahyudin Noor Aly.(FOTO ARIEL)BREBESNEWS.CO – Proses roling pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Brebes oleh Bupati Jumat (8/3) kemarin mendapat sorotan dan kritik dari sejumlah elemen. Pasalnya, dari nama-nama pejabat yang masuk dalam daftar mutasi itu ada yang mengalami degradasi dari kursi jabatan sebelumnya.

Disatu sisi, ada beberapa pejabat yang dipromisikan di posisi yang lebih strategis padahal sebelumnya yang bersangkutan pernah diturunkan golongannya akibat melanggar etika kepegawaian.

Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah,H Wahyudin Noor Aly Sabtu (9/3) mengatakan, proses promosi dan roling pejabat merupakan sebuah pengayaan dan peningkatan kinerja pegawai. Dan hal itu merupakan sesuatu yang biasa dilakukan Kepala Daerah. Namun seharusnya, proses itu tetap didasarkan pada kinerja pegawai bukan berdasar pada kepentingan lainnya.

Maksudnya, lanjut Goyud panggilan Wahyudin Noor Aly Politisi PAN asli Brebes ini, proses mutasi dan promisi itu tidak melandaskan pada kepentingan politik. Ia menilai, dari nama-nama yang masuk dalam gerbong promisi dan mutasi yang dilakukan oleh Bupati Brebes pada Jumat lalu, tidak murni karena kepentingan birokrasi. Pasalnya, ada beberapa nama dipromosikan serta ditempatkan pada posisi jabatan yang lebih baik.

“Padahal sebelumnya, orang yang bersangkutan pernah diberi sangsi jabatan oleh kepala daerah sebelumnya akibat melanggar etika kepegawaian,”jelas Wahyudin Noor Aly yang sebelumnya duduk di Komisi A DPRD Povinsi Jawa Tengah. Sebaliknya, lanjut dia, ada beberapa nama pejabat yang harus mengalami degradasi dan diposisikan sebagai pegawai biasa.

“Yang saya tahu, mereka yang terdegradasi adalah orang-orang yang sebelumnya berseberangan dengan Kepala Daerah sekarang saat berlangsungnya Pilkada Brebes,”katanya. Apabila proses itu benar didasarkan pada kepentingan suka atau tidak suka, maka hal itu akan menjadi bomerang bagi kepala daerah.

Seharusnya, proses mutasi dan promosi tetap dilakukan untuk kepentingan masyarakat. Artinya, pejabat-pejabat yang dipromosikan adalah orang-orang yang memiliki prestasi kerja. Dengan demikian, birokrasi pemerintahan yang bertugas melakukan pelayanan terhadap publik akan jauh lebih baik. (Agus Simpe)

Posted in: Pemerintahan