BrebesNews.Co 30 March 2013 Read More →

Taufikurrohman Sahuri (KY) : Mahasiswa Di Brebes Harus Juga Mengawasi Peradilan

* Untuk ciptakan peradilan yang bersih

kyBREBESNEWS.CO -Saat peradilan menjadi ajang praktek aktor mafia peradilan, saat itu pula terjadi aksi pelecehan dan peng-kuburan nilai-nilai hukum yang ber-ensensi kebenaran dan keadilan.
Di tengah situasi demikian kita berharap mahasisiwa dapat merevitalitas ( membangun kembali ) perannya sebagai calon-calon penegak hukum yang reformis, progesif dan visioner.

Problema penegakan yang masih karut marut di Indonesia yang coba di angkat Keluarga Pelajar Dan Mahsiswa Brebes ( KPMDB ) Kabupaten Brebes bekerja sama dengan Komisi Yudisial (KY) dengan tema ”Peran Mahasiswa Dalam Menjaga Peradilan Yang Bersih “ di Aula Auditorium UMUS ( Universitas Muhadi setiabudi) ,Sabtu (30/3).

Dalam seasion diskusinya anggota Komisi Yudisial (KY) ,Taufiqurroman Syahuri mengatakan dalam melaksanakan tugasnya mewujudkan peradilan bersih yang merupakan cita-cita seluruh rakyat Indonesia.
” Negara akan tertib, kalau penegakan hukumnya dilakukan bersih dan berwibawa,” ungkapnya.

Untuk mencapai hal itu maka Komisi Yudisial tidak bisa bekerja sendiri. Adanya dukungan dari segenap lapisan masyarakat terutama mahasiswa setidaknya dapat membantu dan mengawasi peradilan yang bersih.

” Kita harap mahasiswa dapat membantu pengawasan jalannya penegakan hukum. Peradian tidak terlepas dari mafia kasus,mafia perkara  Harapan kita masiswa membentuk komunitas khusus mengawasi Peradilan yang ada di Kabupaten Brebes.” ucap Taufiqurrohman Sahuri yang orang asli Brebes ini.

Sementara itu Muzayin Mahbub sekjen Komisi Yudisial (KY), yang juga di dapuk hadir dalam seminar menjelaskan, kalau fungsi Komisinya adalah sebagai fungsi kontrol atau monitoring kekuasaan putusan hakim. Komisi berada di luar sidang, untuk itu pemantauan masyarakat diperlukan guna memberi masukan ke KY utamanya mahasiswa. Hal ini karena mahsiswa perjuangannya masih dikatakan bersih dari kepentingan.

” Karena bila pemantauan dari internal hakim sendiri akan ada semangat korps, hingga akan menutup-nutupi peradilan yang tidak benar,” papar Muzayin Mahbub

Seminar di moderatori anggota KPMDB, Hasan dan dihadiri mahsiswa yang tergabung dalam KPMDB beserta mahsiswa UMUS sendiri. Seminar juga dihadiri beberapa staf pengajar UMUS. Pelaksanaan seminar dimulai jam 09.00 wib hingga berakhir pukul 13.00 wib. (Hendrik)

Posted in: Hukum, Kampus