BrebesNews.Co 25 March 2013 Read More →

TKW Asal Kluwut Berharap Pemerintah Bantu Tuntutan Gajinya Dibayarkan

IMG_20130324_132750-1BREBESNEWS.CO -Berbagai kisah duka dan derita yang dialami oleh buruh migran yang bekerja di luar negeri. Selain biasnya kena siksa majikan, juga tidak jarang sang TKW dipermainkan soal pembayarannya. Hal ini seperti yang dialami Endang Mutiara (24) Warga Kluwut RT01/03 kecamatan Bulakamba yang menjadi Pembantu rumah tangga (PRT)di negeri jiran,Malaysia selama 4 tahun. Padahal masa kontrak oleh PJTKI 2 tahun di tambah masa Agensi di Malaysia 2 tahu. Endang mengaku Kekurangan bayaran upah Endang mencapai 8000 ribu Ringgit Malaysia atau bila di kurs-kan ke mata uang Indonesia sekitar 24 juta rupiah (1 Ringgit = 3000 Rupiah).

Kepada BREBESNEWS.CO, minggu (24/3) dirumahnya, Endang menuturkan mulai bekerja di Malaysia tahun 2006. Dirinya menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) melalui PT Pamor Sapta Darma (PSD), Cirebon Jawa Barat . Menurut Endang, upah separoh telah di bayar dan menunggu sisa 8000 Ringgit Malaysia.

Agensi bersama Pihak Duta Besar RI di Malaysia berjanji akan mengurus sisa upah yang kurang kepada Majikannya di Kuala Lumpur. Namun hingga Endang pulang ke tanah air tahun 2010 ,Pihak Konsulat RI belum memberi kabar terkait gajinya yang belum dibayar. Selama di rumah, Endang berkali-kali menghubungi majikannya dan PT Pamor Sapta Darma, Cirebon supaya membayar gajinya yang belum lunas namun tidak ada keterangan pasti.

“Saya merasa di tipu oleh Pihak Duta Besar RI di Malaysia,katanya akan mengurus sisa upah saya tetapi selama tiga tahun terakhir belum ada kejelasan masalah Gaji itu.Saya berharap pemerintah mau membantu saya,karna saya sangat butuh uang itu untuk mengobati ibu yang lagi menderita penyakit paru-paru,”Harap Endang.

Berdasarkan Data di peroleh dari BN2PJTKI menerangkan hampir 50%masalah TKI/TKW terkait upah belum di bayar lunas. Diharapkan Pemerintah bersikap tegas, memperhatikan, memperjuangkan, dan menindaklanjuti persoalan-persoalan yang menimpa para TKI serta menjamin hak-hak mereka selama bekerja. Sebab bagaimanapun, karena mereka adalah pahlawan devisa terbesar bagi Negara Indonesia. (Hendrik)

Posted in: Sosial