BrebesNews.Co 16 April 2013 Read More →

23 Pasar Di Brebes Sumbang PAD Sebesar 3,65 Millyar

* Bupati Minta Pasar Di Kabupaten Brebes Jangan Dibiarkan Kumuh

pasar bmy

BREBESNEWS.CO -Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE menyarankan kepada seluruh Kepala Pasar Se Kabupaten Brebes agar tidak membiarkan pasar tradisional kumuh. Pasalnya, pasar yang kumuh akan menurunkan geliat perekonomian masyarakat. Sehingga pencapaian peningkatan Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Brebes, khususnya di sektor ekonomi sulit terwujud.

“Pasar yang kumuh, menandakan tidak ada gairah peningkatan ekonomi,” kata Bupati saat memimpin Apel Pagi di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kab Brebes, Selasa (16/4).

Idza menghendaki keseriusan para Kepala Pasar untuk menata keberadaan pasar tradisional. Apalagi pasar menjadi pusat perekonomian warga, yang tentunya harus diberi pelayanan yang maksimal. “Jangan berpikir, kalau kebersihan menjadi tanggung jawab dinas tertentu. Di mana kita menempati, ya harus bersama-sama merawat,” kata Idza.

Sebagai pusat geliat ekonomi masyarakat, kata Idza, suasana pasar harus diciptakan nyaman dan aman. Jalinan kebersamaan antara pedagang dan pengelola pasar serta pihak-pihak terkait harus tercipta sinergis. “Kalau jalan menuju ke pasar saja becek, penuh dengan genangan air tentu para pembeli enggan berbelanja di pasar,” tuturnya.

Kepala Disperindag Brebes Herman Ady HW SH MH, menjelaskan ada 23 pasar tradisional yang dikelola oleh Disperindag. Dalam setahun mampu menyumbang PAD sebesar Rp 3,65 Milyar. Untuk itu, peningkatan kenyamanan dan keindahan pasar harus terus ditingkatkan. Tentu, peningkatan pelayanan kepada masyarakat harus ditingkatkan pula.

Pencapaian target PAD, kata Herman, harus dicapai terus agar kesejahteraan masyarakat makin membaik. Bahkan Herman mendeadline, kalau Kepala Pasar di masing-masing pasar tidak mampu mencapai PAD yang disepakati bersama, maka dirinya akan mincuk. “Kepala Pasar yang tidak penuhi target, tak pincuk,” kata Herman.

Sementara Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan SEKDA Brebes Ir Moh Iqbal mengajak Kepala Pasar untuk berbicara dari hati kehati dengan para pedagang untuk menciptakan pasar yang bersih dan nyaman. Diibaratkan, ketika kita menaksir pacar untuk dijadikan istri perlu ada rayuan dan bicara dari hati-kehati. Menjalin komunikasi yang cantik dan tidak menggunakan kekerasan, yang justru bisa merusak suasana. (Ilmie)