BrebesNews.Co 6 April 2013 Read More →

BBM Jenis Solar Mulai Susah Di Dapat Di Brebes

solarBREBESNEWS.CO – Pembatasan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar Di Jawa Tengah, yang di batasi hanya 100 liter per-hari untuk jenis angkutan truk, ber-imbas dengan mulai terjadi kelangkaan solar di sepanjang jalur pantura kabupaten Brebes. Kejadian ini, jelas memukul para pekerja penyedia jasa angkutan yang kendaraanya berbahan bakar solar.

Karta, sopir L-300 asal desa Ciputih, Salem mengeluhkan kelangkaan solar yang terjadi di beberapa POM bensin seputar pantura Brebes.
” Saya terpaksa mengisi solar di eceran dengan harga 7500 rupiah. Karena semua POM bensin kehabisan solar, dari mulai Klampok, Pejagan, Ketanggungan hingga Kersana,” ujarnya pada BREBESNEWS.CO via telepon selulernya,sabtu (6/4)

Menurut Karta, seperti biasa seminggu sekali para petani menggunakan jasa armadanya, untuk mengirim hasil bumi berupa buah kelapa dari Salem ke pasar Klampok, Wanasari. Bisanya untuk bahan solar dia tidak merasa khawatir kehabisan. Namun minggu-minggu ini BBM jenis solar mulai susah di dapat.
” kalau kejadiannya begini, saya jadi khawatir bila mengantar barang dagangan hasil bumi, takut bahan bakar habis. Apalagi dengan harga solar di eceran mahal, sebagai penyedia jasa angkutan jelas saya rugi,” tandasnya lagi.

Bukan jasa angkutan umum saja, nelayan dari desa Kluwut, kacamatan Bulakamba saja mulai menjarangkan melaut. Pasalnya sudah beberapa hari BBM solar susah di dapat.
” Gmana lagi mas. Solar sebagai bahan utama melaut susah di dapat. Terus harus pakai apa lagi bila mau melaut cari ikan,” jawab Kurdi, nelayan asal Kluwut.

Sejak Pemerintah membatasi pembelian solar di Jawa Tengah yang hanya 100 liter untuk kendaraan truk, menjadikan BBM solar sulit di dapat. Bahkan beberapa POM bensin di pantura wilayah kabupaten Brebes sering memasang tulisan yang berbunyi “solar habis”. (Afif.A)