BrebesNews.Co 18 April 2013 Read More →

Budaya Usdek Alias Urusan Dewek-Dewek Bikin Masyarakat Brebes Cerai Berai

* 160 Perangkat Desa Dan PKK Se-Jatibarang Dan Songgom Ikuti Acara Solidaritas Sosial

banjirBREBESNEWS.CO -Budaya Urusan dewek-dewek (Usdek), jangan sampai dibiarkan tumbuh subur di bumi Brebes tercinta. Sebab Usdek bisa menjadikan kehidupan masyarakat bercerai berai. Padahal masyarakat kita terkenal dengan masyarakat yang suka hidup bergotong royong, tepa selira, saling tolong menolong dan memiliki solidaritas yang tinggi terhadap sesama.

“Kalau masyarakat kita sudah usdek, nafsi-nafsi, lo-lo guwe-guwe, hanya mementingkan urusan dewek-dewek tentu kehidupan masyarakat menjadi labil, goyah dan tercerai berai,” kata Asisten II SEKDA Brebes Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir H Moh Iqbal saat membuka acara Peningkatakan Rasa Solidaritas dan Ikatan Sosial di Kalangan Masyarakat, di gedung Badminton Bella Putra Desa Dukuhmaja, Songgom, Kamis (18/4).

Menurut Iqbal, adalah menjadi kewajiban warga Brebes untuk terus menerus menjalin ukhuwah (hubungan baik), lita arofu (saling kenal mengenal) dengan terus merekatkan solidaritas diantara kita. Ibarat kedua tangan saling menolong dan saling membutuhkan. “Kerja sama yang dilandasi rasa solidaritas akan memperkokoh sendi-sendi kehidupan bangsa. Sehingga pembangunan desa pun akan tertata dan tercapai dengan cepat,” tandasnya.

Menuut Iqbal, contoh solidaritas harus terus dipupuk seperti budaya sinoman, kerigan (kerja bakti), tajiyah (paguyuban kematian), gotong royong buka kaki membangun rumah dan sebagainya harus dilestarikan. Bila tumbuh subur budaya-budaya itu, tentu ciri khas warga Brebes yang saling tolong apik itu tidak akan luntur. “Dan kehidupan masyarakatpun akan tenteram, damai, sejahtera dan maju,” tandas Iqbal.

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kab Brebes Joko Heryanto SH menjelaskan, kegiatan pemupukan solidaritas dimaksdukan untuk menumbuhkembangkan rasa solidaritas, tenggang rasa, kepedulian, tepo seliro yang kian redup. “Individualisme yang mementingkan diri sendiri harus dihilangkan dan diganti dengan suasana kekeluargaan,” kata Joko.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu diikuti 160 peserta terdiri dari para perangkat desa dan pengurus PKK Desa se Kecamatan Jatibarang dan Songgom. “Mereka yang merupakan pemuka masayarakat diharapkan bisa menjadi contoh dalam memupuk solidaritas,” pungkasnya.

Peserta mendapatkan materi dan praktek dari tiga nara sumber, yakni Kepala Kantor Kesbangpol Joko Heryanto SH, Ketua TIARA Kab Brebes Dra Hj Aqilatul Munawaroh dan Sekretaris FKUB Akrom Jangka Daosat MAg. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Camat Jatibarang Darmadi SH dan Camat Songgom Gunarto MSi. (ilmie)

Posted in: Sosial