BrebesNews.Co 16 April 2013 Read More →

Di Pecat Dari Perusahaan Tambang, Mencoba Alih Pekerjaan Jual Ganja

* Kisah Dibalik Disitanya Ganja Seberat 1 kg Di Bumiayu

ganja bmyBREBESNEWS.CO – Bagi Aedi Aristiyo (30) Tahun Asal desa Laren, kecamatan Bumiayu tak terpikirkan jual ganja menjadi pekerjaannya yang baru. Namun apa boleh buat, nasi sudah menjadi bubur. Ganja yang di beli dari sesorang kenalannya di Jakarta seberat 1 kilogram siap edar, keburu tercium petugas kepolisian Bumiayu. Aedipun di gelandang ke mapolsek Bumiayu yang kemudian, lebih lanjut di kirim dan di proses di kepolisian resor Brebes.

Aedi dibekuk polisi jumat (13/4) setelah masyarakat sekitar melaporkan kecurigaan tingkah laku Aedi. Ganja kering seberat 1 kilogram kabarnya di beli di Tanjung Priok Jakarta Utara.

Di depan petugas kepolisan resor Brebes, Aedi mengaku, semenjak di pecat dari pekerjaannya di perusahaan tambang, dirinya sebenarnya sudah memiliki pekerjaan baru, yakni sopir truk di Tanjung Priok. Namun entah kenapa, dia lebih tergiur dengan bujukan seseorang untuk beralih pekerjaan menjual ganja.
“Saya mau menjual barang terlarang ini, karena keuntungannya yang besar dan berlipat ganda,” jawab Aedi sambil tertunduk di depan petugas penyidik selasa (16/4)

Menurutnya, ganja seberat 1 kilogram dengan nilai total uang 3 juta rupiah, kemudian dipaketkan melalui kendaraan travel. Sedang pelaku lebih melilih pulang dengan menggunakan kendaraan bus.
Kepada petugas, pelaku mengaku baru pertama kalinya menjual barang haram tersebut. Namun petugas kepolisian tidak percaya begitu saja. Hal ini terlihat dari gerak-gerik yang sudah di intai petugas se-bulan lamanya. Saat dibekuk, pelaku tidak melawan malah menunjukan barang buktinya berupa 1 kilogram yang disimpan di almari pakaian milik neneknya.

AKP Sapari, kasat narkoba Polres Brebes mengatakan, polisi sempat mengintai rumah pelaku selama 10 jam, yakni antara pukul 02.00 wib dini hari hingga pukul 12.00 wib siang. Polisi baru bergerak setelah pelaku melakukan sholat jumat sekitar pukul 12.30 wib. Saat penggrebekan, istri dan anak pelaku sedang belanja ke pasar.
“Dengan berhasilnya penangkapan pelaku Aedi, menambah jumlah orang yang ditangkap dengan kasus narkoba. Tercatat sejak januari hingga april ini, setidaknya ada 14 orang yang ditangkap karena barang haram ini,” ujar AKP Sapari ke sejumalah wartawan.

Sapari berharap, masyarakat Brebes juga tanggap atas kegiatan masyarakat yang tindak-tanduknya mencurigakan. Hal ini karena wilayah Brebes sangat luas dan minimnya anggota kepolisian, sehingga merasa kerepotan dalam mengawasi peredaran barang haram tersebut.
” Saya harap, masyarakat juga pro aktif mengawasi, agar generasi muda Brebes terbebas dari barang terlarang seperti narkoba ini,” Himbau AKP Sapari. (Agus Simpe)

Posted in: Kriminal