BrebesNews.Co 13 April 2013 Read More →

Hadi Prabowo : Bibit Akui Saya sebagai Kamus Berjalan Di Bidang Pemerintahan

* Cagub Hadi Prabowo Silaturohmi Dengan Badan Otonom NU Di Brebes

hpBREBESNEWS.CO -Mendekati pemilihan gubernur yang diselenggarakan 26 mei mendatang, beberapa calon gubernur mulai intensif mendekati beberapa elemen ormas masyarakat maupun ormas keagamaan. Hal ini seperti yang dilakukan calon gubernur Hadi Prabowo yang menggelar acara pertemuan atau silaturohmi dengan badan otonom Nahdlatul Ulama (NU), yang terdiri dari Fatyat NU, Banser, GP Ansor, Muslimat NU, IPNU dan IPPNU. Acara di gagas oleh fatayat NU, dengan bertempat di gedung NU cabang Brebes, komplek islamic center  sabtu (13/4). Pertemuan dihadiri sekitar 15o anggota badan otonom NU, dan dihadiri ketua NU cabang Brebes Drs. Athoilah Msi.

Dalam sambutannya di depan pertemuan tersebut, Hadi Prabowo yang hadir sendirian tanpa disertai pasangannya Don Murdono, mengatakan, dirinya memberanikan diri menjai calon gubernur, karena di rasa sudah mempunyai pengalaman banyak di pemerintahan, khususnya provinsi Jawa Tengah.

Menurutnya, sebelum menjadi sekertaris daerah (Sekda Provinsi) dirinya sudah mengawali karir birokrat dari bawah, jadi untuk dunia pemerintahan dirinya sudah merasa mampu menguasai.

” Bahkan Pak Bibit Waluyo yang kini jadi pesaingnya mengakui, kalau dirinya merupakan kamus berjalan dalam pemerintahan. Utamanya dalam tata kelola pemerintahan, Undang-undang pemerintahan, peraturan daerah serta yang berhubungan dengan tatanan birokrasi,” ungkap Hadi Prabowo.

Hadi Prabowo berjanji, bila dirinya terpilih akan mewujudkan tata kelola pemerintahan Jawa Tengah yang bersih dan berwibawa. selain itu misi yang lain antaranya, pembuatan KTP warga Jawa tengah bebas biaya, Akte Kelahiran gratis, Pengobatan dan rawat inap di puskesmas gartis, renovasi rumah tidak layak huni dan mempertahankan Jamkesmas dan jampersal.

Sementara itu, ketua Nahdlatul Ulama (NU) cabang Brebes Drs. Athoilah Msi dalam sambutan awal mengatakan, warga Brebes yang mempunyai hak pilih sekitar 1,4 juta orang. Sementara warga NU di Brebes tercatat 60 prosen dari penduduk sekitar 2 juta.

“Bagi warga Brebes, Khususnya warga NU yang mempunyai hak pilih supaya tidak Golput, alias menjadi Golongan Penerima Uang Tunai,” ujarnya berkelakar, yang disambut tawa hadirin. (Effendi Salim)

Posted in: Politik