BrebesNews.Co 24 April 2013 Read More →

Nyaris Gondol Mobil Anggota Dewan, Kerta dan Temannya Terancam 7 Tahun penjara

* Dua Terdakwa Berasal Dari Kabupaten Indramayu

a

BREBESNEWS.CO – 2 orang Terdakwa yang nyaris menggondol atau membawa kabur milik anggota DPRD Brebes berinisial NU, yakni Kerto(35) warga Desa leuwi gede dan Luky A.(32) warga desa cangkringan keduanya sama dari kabupaten Indramayu kasusnya kini tengah di gelar. Aksi mereka yang gagal, menjadikannya sebagai pesakitan, yang kini harus mempertanggungjawabkannya disidang Pengadilan Negeri (PN) Brebes, rabu (24/4).

Sidang perdana kasus percobaan pencurian dipimpin majelis hakim, yang diketuai Dian K, SH membacakan dakwaannya kepada Kedua terdakwa. Sidang juga menghadirkan, NU salah satu anggota DPRD Brebes dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), sebagai saksi Korban.

Dalam keterangan saksi korban menyebutkan, bahwa saat itu dirinya memarkirkan mobilnya dalam keadaan terkunci di depan rumah, jalan sultan agung atau seputar desa Saditan Brebes. NU mengaku kaget mengetahui adanya peristiwa upaya pencurian tersebut. Bersama dengan sejumlah kerabatnya,NU kemudian melaporkan aksi pencurian itu ke Polsek setempat.

Dalam bacaan dakwaan hakim Dian K, SH menerangkan, “Barang siapa mengambil suatu benda yang seluruhnya atau sebagian milik orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, diancam karena pencurian, dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak sembilan ratus rupiah.”

Menurut Majelis Hakim, Para Terdakwa berencana untuk melakukan tindak kejahatan dengan melakukan pencurian di wilayah PN Brebes.

Modus operandinya, yakni berawal terdakwa dengan merental mobil Avansa dengan Plat E 1201 PH. Terdakwa kemudian menyusuri tempat-tempat strategis untuk melakukan aksi tersebut. Mulai dari Indramayu-Cirebon hingga ke Brebes. Namun aksi para Terdakwa kepergok warga, yang nyaris membawa kabur mobil dinas Pemda Brebes itu.

JPU,Greta Anatasyah menerangkan, Perbuatan terdakwa telah mengambil barang atau sesuatu atau sebagian milik orang lain dengan maksud untuk di miliki secara melawan hukum. Sampai pada barang yang di ambil dengan merusak dan niat itu telah ternyata dari adanya permulaan dan tidak selesai pelaksanaannya. Terdakwa dijerat pasal 363 ayat ( 1) ke 4 dan 5 KUHP jo,Pasal 53 ayat 1 KUHP dengan ancaman 7 tahun Penjara. (Hendrik)

Posted in: Hukum, Kriminal