BrebesNews.Co 3 April 2013 Read More →

Petani Minta Pemerintah Stabilkan Harga Bawang Merah

* Harga Normal Bawang Merah sekitar 10.000-15.000 Rupiah

2BREBESNEWS.CO -Komisi B DPRD Propinsi Jawa tengah, bersama Dinas Pertanian dan holtikultura, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Jawa tengah, biro bina preoduksi setda, serta biro perekonomian setda Propinsi Jawa tengah Selasa (2/4), melakukan Kunjungan Kerja Di kabupaten Brebes.

Rombongan Bertemu langsung dengan petani bawang merah guna mengetahui keinginan para petani Brebes yang sedang mengalami dilema dengan tingginya harga bawang merah, hingga mencapai 30 ribu-35 ribu rupiah, di tingkat petani. Pasalnya dengan naiknya harga bawang, juga disertai naiknya bibit bawang yang juga mahal, sehingga petani mengalami kesulitan ber-tanam.

Wakil Bupati Brebes, yang menyambut rombongan berharap jika nanti pemerintah benar benar akan melakukan penyetabilan harga Bawang merah harus tetap dapat memperhatikan nasib para petani. “ harga bawang jangan terlalu mahal, juga jangan terlalu murah.

Sebab jika terlalu mahal kasihan para penggiat usaha yg lain yang juga membutuhkan bawang merah dalam usahanya, kemudian juga jika terlalu murah maka petani sendiri yang harus merugi,” ujar Narjo

Sementara itu Ketua rombongan Komisi B DPRD Propinsi Ir. H. Wasiman mengatakan kedatanganya kesini bertujuan untuk mendengarkan secara langsung apa yang benar benar diinginkan para petani bawang, dirinya juga berjanji akan tetap berpihak kepada para petani, agar para petani bawang merah bisa terus sejahtera.
“Selain itu juga kunjungan kali ini merupakan Monitoring produksi pertanian bawang merah dan cabai yang berada di Kabupaten Brebes,” ungkapnya

Dalam pertemuan yang diselenggarakan dilapak bawang desa luwung ragi kecamatan bulakamba tersebut, dihadiri oleh Gapoktan, HKTI serta para petani Bawang merah dan undangan lainya, dalam kesempatan tersebut petani menyampaikan segala keluhan dan keinginanya diantaranya, harga stabil bawang merah harus berkisar antara 10.000 – 15.000 rupiah.

Petani juga mohon bantuan dinas terkait untuk membantu memberikan program pemulihan kondisi tanah pertanian yang saat ini telah rusak karena penggunaan zat kimia yang berlebihan, serta memohon solusi pengairan yang mampu mengairi persawahan sepanjang musim tanam. (ilmie).

Posted in: Pertanian