BrebesNews.Co 22 April 2013 Read More →

Ribuan Bebek Milik Karso Warga Limbangan Wetan Mati Mendadak

* Di Duga Keracunan Makanan Loyang

bebek matiBREBESNEWS.CO – Sedikitnya 1400-an bebek milik Warso, warga desa Limbangan Wetan Kecamatan Brebes, mati mendadak. Di Duga kematian bebek yang diternaknya, karena makanan loyang ( bekas nasi yang sudah dikeringkan-red) yang disediakan untuk makanan bebek. Akibat kejadian tersebut, Karso mengaku rugi puluhan juta rupiah.

” Bebek saya tiba-tiba mati mendadak dengan jumlah ribuan,” ujar Karso kepada BREBESNEWS.CO senin (22/4), di tempat ternaknya di sekitar desa Limbangan Wetan arah desa Randusanga.

Menurut Karso, kejadian kematian bebek yakni minggu kemarin (21/4), seperti biasa dirinya memberi makan bebeknya. Bebeknya di beri makanan berupa loyang dengan di beri campuran ikan, agar bisa bertelor banyak. Namun entah kenapa, tiba-tiba tidak berapa lama bebek yang menyantap makanan yang diberikan, sekitar 15 menit kemudian bebek-bebeknya mati mendadak.

“Bebek saya tadinya sehat semua, namun tiba-tiba setelah di beri makan kebanyakan mati mendadak. Bebek yang sebelumnya ada sekitar 1500 ekor, kini di hitung ada tersisa 60 ekor. Kalau harga bebek sekitar 50 ribu per-ekor, berarti dengan kematian sekitar 1440 ekor sudah merugi sekitar 70 juta-nan” ujar Karso dengan nada lesu.

Setelah bebek-bebeknya terlihat mati, Karso membakar bebek-bebeknya yang  barangkali terjangkit virus flu burung dan bisa menular pada binatang bebek milik tetangganya. Selain itu, dirinya juga sudah melapor pada kantor dinas peternakan Brebes perihal kematian mendadak bebek-bebeknya.

Sementara itu, pihak peternakan yang dilapori segera membawa sample makanan Loyang yang bercampur ikan, beserta satu bebek yang mati  ke Laboratorium di Semarang, untuk di uji laboratorium.

” Saat ini, saya belum bisa memastikan penyebab kematian yang dialami bebek milik Karso, karena masih diupayakan uji laboratorium dulu. Mungkin dalam waktu singkat akan bisa di dapat informasi tentang kejadian mati mendadaknya bebek ternak milik Karso,” ujar dokter hewan Jhoni Murahman, Kabid kesehatan hewan dan masyarakat veteriner Dinas Peternakan kabupaten Brebes saat dihubungi BREBESNEWS.CO lewat telepon selulernya. (Agus Simpe )