BrebesNews.Co 20 May 2013 Read More →

Harkitnas, Petani Tegalglagah Adakan Demo Di Kantor Bupati

* Minta 3 Tuntutan Terutama Tolak Bawang Merah Impor

bawang aBREBESNEWS.CO – Bersamaan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di Kabupaten Brebes, diwarnai aksi demo oleh ratusan petani.

Aksi petani yang tergabung dalam Kelompok Tani ” Sumber Pangan” desa Tegalglagah, Kecamatan Bulakamba, melakukan aksi demonya di Kantor Bupati Brebes di Jalan Pangeran Diponegoro Brebes senin (20/5).

Koordinator aksi, Moch. Subkhan dalam orasinya mengatakan, ada tiga tuntutan yang diminta kepada Pemkab Brebes, yang ditujukan pada Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti SE. Tiga tuntutan tersebut yakni, pertama meminta agar Brebes dijadikan pusat pembibitan bawang merah di Indonesia, sebagai upaya mencegah impor bibit bawang.

Tuntutan kedua, meminta kebijakan Pemerintah agar selalu melindungi petani dan ketiga, mendesak DPR RI untuk rancangan undang-undang perlindungan dan pemberdayaan petani.

“Kami para petani berunjukrasa intinya menuntut serta menolak kebijakan impor produk pertanian, utamanya bawang merah. Sebab, produk impor jelas akan menyengsarakan petani,” tegas Subkhan.

Menyikapi tuntutan petani Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Pemkab Brebes Budhiharso DH yang mewakili bupati mengatakan, pihaknya sependapat dengan para petani agar menolak impor bawang merah. Namun, penolakan itu masih sebatas untuk bawang konsumsi. Sebab, untuk bawang bibit kondisinya masih mengalami kekurangan.

“kami juga meminta agar petani bisa swasembada bibit, sehingga impor bibit juga tidak perlu lagi,” paparnya.

Dalam aksi tersebut, para petani membawa berbagai produk hasil pertanian. Di antaranya, bawang merah, singkong, kacang tanah, jagung dan beberapa produk pertanian lokal lainnya.

Secara simbolis, hasil pertanian yang dibawa oleh Kepala Desa Tegalgalagah diserahkan kepada Bupati Brebes yang diwakilkan Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Pemkab Brebes, Budhiharso DH. (Hendrik)