BrebesNews.Co 20 June 2013 Read More →

Bupati Idza : Anak Adalah Pemilik Masa Depan

* Peringati Hari Anak Di Sertai Dialog Interaktif Bupati Idza Dan Siswa

pembacaan deklarasi

BREBESNEWS.CO – Hari Anak tahun 2013 tingkat Kabupaten Brebes diperingati salah satunya dengan menggelar dialog interaktif anak dengan bupati brebes. Ratusan anak yang terdiri dari perwakilan Forum Anak Brebes, Forum Anak Kecamatan, Forum Anak Kelurahan dan Desa di Kabupaten Brebes serta perwakilan siswa siswi SMA, SMP dan SD di wilayah Kecamatan Brebes, Kamis (20/6) pagi, memadati Pendopo Kabupaten Brebes.

Ratusan anak tersebut nampak bersemangat diberi kesempatan bertatap muka langsung dengan Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti, SE beserta para Kepala SKPD di lingkup Pemkab Brebes.

Dialog interaktif bersama bupati brebes yang mengambil tema Anak Indonesia yang Sehat, Cerdas, Tangguh dan Mandiri dibuka dengan beberapa penampilan tim kesenian, di antaranya tari tradisional dari TK Handayani, tari tradisional dari sepasang siswi Sekolah Dasar Luar Biasa Brebes, serta tari modern ala korea dari siswi SMA Negeri 2 Brebes.

Bahkan, Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE tak kuasa menitikkan air mata ketika puteri kembarnya, El Shinta dan El Shanti ikut menjadi pembuka acara dengan menyanyikan lagu “Bunda” yang dipopulerkan Melly Goeslow serta “Andaikan Aku Punya Sayap” yang dipopulerkan salah satu penyanyi cilik Dea.

Melihat sang bunda menangis, kedua puteri bupati juga ikut sesenggukan sembari menyelesaikan nyanyian mereka.

Kabupaten Layak Anak

Sementara itu, Bupati juga mengingatkan agar peringatan Hari Anak tahun 2013 tingkat Kabupaten Brebes juga bisa menjadi akselerator penyemangat untuk mencapai Kabupaten Layak Anak tingkat Utama.
Semangat ini, kata Bupati harus terus digelorakan, karena selama beberapa tahun terakhir, masyarakat Kabupaten Brebes telah menerima penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak tingkat Pratama juga Madya.

“Kini saatnya kita meningkat menjadi tingkat utama,” kata Bupati disambut tepuk tangan para peserta.

Menurut Bupati, berbagai kegiatan telah dilaksanakan untuk terus mewujudkan Kabupaten Brebes sebagai kabupaten layak anak, di antaranya adalah membentuk Forum Anak Kecamatan di 12 kecamatan dari 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Brebes, kemudian membentuk Forum Anak Desa di beberapa desa, pelaksanaan Pemilihan Duta Anak Brebes, mengadakan lokakarya kelurahan dan desa layak anak, membentuk forum pendamping anak brebes, menguatkan dan membentuk Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) bagi perempuan dan anak korban kekerasan di 17 kecamatan se-Kabupaten Brebes, fasilitasi kegiatan jambore anak brebes, kemudian secara berkala memberikan beasiswa GNOTA bagi siswa berprestasi dari keluarga tidak mampu serta berbagai kegiatan lainnya.

Pada kesempatan dialog interaktif yang menjadi inti acara, Bupati Brebes beserta para Kepala SKPD yang menjadi narasumber pendamping tampak bangga sekaligus terhenyak dengan berbagai pertanyaan yang disampaikan anak-anak peserta kegiatan.

Mulai pertanyaan yang trenyuh hingga pertanyaan kritis sekaligus harapan dan kritik muncul dari anak-anak yang dengan lantang menyuarakan didepan bupati secara langsung.

Fika, siswi Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) misalnya, bertanya tentang pemberian makanan tambahan yang dirasa kurang. Fika bertanya dengan bahasa isyarat yang kemudian diterjemahkan oleh guru pendampingnya. Fika juga minta agar Bupati mau berkunjung secara rutin ke sekolahnya. Menengok tempat belajar Fika dan teman-temannya, kata Fika.

Sementara itu, Amanda Kheysta Imtinan, Siswi dari SD Negeri 3 Brebes menanyakan secara kritis ketidaktersedianya museum sejarah di Kabupaten Brebes. Amanda mengkritisi bahwa museum sejarah sangat penting bagi para generasi muda sehingga tidak melupakan sejarah.

“Bung Karno mengingatkan kita untuk “Jas Merah”, jangan sekali-kali melupakan sejarah,” kata Amanda.

Berbagai pertanyaan yang tidak diduga muncul dalam forum tersebut, mulai dari pertanyaan berapa jumlah anak sekolah yang drop out, terus langkah apa saja yang telah ditempuh Pemkab Brebes dalam menangani anak bermasalah, hingga pertanyaan tentang kebijakan dua anak lebih baik.
Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti, SE menanggapi secara positif atas Suara Anak Brebes yang disampaikan Forum Anak Brebes.
” Saya sangat apresiatif sekali terhadap pertanyaan anak-anak yang butuh perbaikan. Untuk itu semua pertanyaan akan saya tampung untuk dikonsultasikan ke beberapa SKPD agar bisa diwujudkan. Karena saya berkeyakinan anak-anak adalah pemilik masa depan,” Jawab Bupati mengakhiri dialognya. (Afif.A)

Posted in: Pendidikan, Serba Serbi