BrebesNews.Co 18 June 2013 Read More →

Bupati Idza : Atasi kesehatan Masyarakat, Bidan Desa Akan Di Tambah

* Tiap Desa Akan Ada 3 Tenaga Bidan

BREBESNEWS.CO – Dinas kesehatan Kabupaten Brebes Senin (17/06) menggelar Kalakarya Penanggulangan Daerah Bermasalah Dengan Kesehatan di Hotel Plaza Tegal. Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh Camat, kades dan tenaga kesehatan puskesmas se-Kabupaten Brebes ini dilakasanakan dalam upaya mendukung upaya pembangunan kesehatan di Wilayah Brebes.

bidanBupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Bidang pemerintahan Drs. Mustair mengatakan, permasalahan kesehatan tidak akan mampu diselesaikan jika hanya ditangani oleh pemerintah saja. Perlu dukungan dan bantuan dari semua elemen masyarakat.

” Pembangunan kesehatan di kabupaten Brebes telah mencapai keberhasilan dalam beberapa aspek seperti peningkatan prosentase pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan, peningkatan prosentase petolongan penderita DBD, cakupan imunisasi bayi dan anak di tingkat desa ” kata Bupati.

Lebih jauh Bupati mengatakan disisi lain kabupaten Brebes juga menghadapi banyak masalah kesehatan yang harus ditangani dan dibenahi, seperti masih tingginya kasus kematian bayi dan ibu melahirkan, meningkatnya jumlah penderita TBC, HIV/AIDS dan penderita kusta, dan terbatasnya jumlah tenaga bidan, dokter, para medis, juga sarana dan prasarana kesehatan.

Untuk mengatasi kekurangan tenaga medis, di tahun anggaran 2013 ini, Bupati menjanjikan menambah jumlah tenaga kesehatan di tiap desa diantaranya menambah jumlah bidan desa dari yang semula hanya 1 orang menjadi 3 orang serta akan memperbaiki sarana dan fasilitas puskesmas pembantu.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan dr. Gunadi dalam paparannya mengatakan salah satu indikator penting dalam pembangunan adalah IPM (Indeks Pembangunan Manusia) yang terdiri dari Indeks ekonomi (pendapatan riil per kapita), Indeks pendidikan (angka melek huruf dan lama sekolah) dan Indeks kesehatan (umur harapan hidup waktu lahir).

Indikator IPM bidang kesehatan adalah umur harapan hidup (UHH). UHH merupakan tolok ukur pembangunan kesehatan yang secara makro dipakai sebagai standar global untuk mengukur derajat kesehatan penduduk di suatu wilayah pada periode tertentu.

Sementara untuk menentukan peringkat Kabupaten/ Kota dalam pembangunan kesehatan disusunlah Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IKPM) yaitu indikator komposit yang menggambarkan kemajuan pembangunan kesehatan.

Secara Nasional Kabupaten Brebes masih berada pada posisi ke 292 dari 440 kabupaten/kota dengan nilai IKPM 0,463974 dibawah nilai rata-rata nasional sebesar 0,508629.

Untuk itu perlu perencanaan matang dengan memaksimalkan pengelolaan sumber daya yang tersedia baik SDM maupun sarana dan prasaran kesehatan. Kalakarya ini juga dihadiri oleh Narasumber dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (Afif.A)

Posted in: Serba Serbi, Sosial