BrebesNews.Co 26 June 2013 Read More →

Hindari Jalan Berlobang, Wapin Anak Lulusan SD Pulosari Tewas Mengenaskan

* Korban Tewas Hendak Pulang Dari Daftar Mondok Di Buntet Cirebon

Foto0017BREBESNEWS.CO – Malang Tak dapat Di Tolak, Untung Tak Dapat Di Raih Artinya Untung dan petaka kadang datangnya tiba-tiba hanya Allah lah yang maha Tahu. Demikianlah peribahasa yang mungkin bisa jadi acuan bagi keluarga Tarso (40) asal desa Pulosari Kecamatan Brebes.

Anaknya, Wapin Dwi Muzaki (12), yang baru lulus SD tewas di depan matanya, akibat terlindas truk bermuatan barang, di jalan raya pantura Bangsri Kecamatan Bulakamba rabu (26/6).

Wapin tewas sekitar pukul 13.00 Wib setelah sang bapak mencoba menghindari lobang jalanan saat hendak melaju pulang dari Cirebon Jawa Barat.

Kronologi kecelakaan yakni, saat sang bapak dan anak berboncengan motor pulang ke Brebes, usai mendaftarkan Wapin di pondok pesantren Buntet Cirebon.

Saat itu motor jenis matic honda Vario dengan nomor polisi G 5615 EG yang ditumpangi berdua, melaju di jalan pantura dari arah Cirebon ke arah timur Brebes. Sesampai di jalan raya pantura, pas di depan KUD Bangsri, Tarso melihat, sebuah kendaraan motor menyalipnya. Karena perhatiannya pada sepeda motor yang menyalip, Tarso tak sadar kalo di depan motor yang di tumpanginya terdapat lobang jalan yang cukup dalam.

Dengan sigap tarso hendak menghindari lobang jalanan tersebut. Namun nahas, ban depan motor yang di tumpanginya terpeleset dan motorpun terjatuh. Tarso jatuh ke arah kiri, sedang anaknya Wapin terpelanting ke kanan tengah jalan. entah karena sudah nasib dari sang Kuasa, dari arah belakang terdapat truk barang dengan nomor polisi H. 1850 AA yang juga melaju dari arah barat ke timur.

Karena jarak motor dan truk tidak terlalu jauh, Wapin akhirnya terlindas truk bermuatan barang yang di kemudikan Daniel Kurniawan asal Semarang. Wapin tewas di tempat kejadian terlindas truk dengan kondisi tubuh yang mengenaskan. Beberapa bagian tubuh serta kepala korban terluka parah.

” Tadinya setelah selasai mendaftar sekolah di pondok pesantren, saya bersama anak saya mau pulang dulu ke Brebes, sambil menunggu tanggal 6 juli untuk memulai aktifitasd mondok pesantrennya. Namun kecelakaan keburu terjadi,” Ucap Tarso dengan nada lemas saat di mintai keterangan BREBEBESNEWS.CO, di RSUD Brebes.

Jenazah Wapin Dwi Muzaki sempat di bawa ke RSUD Brebes, yang selanjutnya dimakamkan di desa asal orang tuanya di Pulosari. (Afif. A)

Posted in: Serba Serbi