BrebesNews.Co 25 June 2013 Read More →

Kekosongan Sekda Defintif Hambat Penganggaran APBD Perubahan Dan APBD 2014

* DPRD Desak Bupati Segera Isi Kekosongan Sekda Definitif

agusBREBESNEWS.CO – Kekosongan posisi Sekda definitif di Kabupaten Brebes kembali disorot oleh DPRD Brebes. Sejumlah fraksi menyampaikan agar Bupati segera melakukan pengisian jabatan Sekda secara definitif. Salah satu alasannya, keberadaan Sekda saat ini dibutuhkan sebagai perumus anggaran dalam pembahasan APBD Perubahan 2014.

Seperti diketahui, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti telah menyampaikan rencana Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas Dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD tahun anggaran 2014 bersamaan dengan paripurna penetapan Perda Rencana Induk Pengembangan Kepariwisataan (RIPK) dan Perda Penyertaan Modal bagi PT Bank Jateng, kemarin (24/6). Usulan tersebut diterima DPRD untuk ditindaklanjuti dalam pembahasan lebih lanjut.

Namun, sejumlah fraksi masih merasa terganjal dengan masih belum terpenuhinya aturan terkait dengan legalitas Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). TAPD adalah tim yang dibentuk dengan keputusan kepala daerah dan dipimpin oleh Sekretaris Daerah yang mempunyai tugas menyiapkan serta melaksanakan kebijakan kepala daerah dalam rangka penyusunan APBD yang anggotanya terdiri dari pejabat perencana daerah, PPKD dan pejabat lainnya sesuai dengan kebutuhan.

Fraksi PDI Perjuangan, salah satu fraksi yang menyatakan mengharapkan agar Bupati yang juga diusung oleh PDIP untuk melakukan pengisian Sekda definitif.

“Saran kami agar Bupati segera mengisi Sekda definitif, mengingat pembahasan APBD Perubahan 2013 dan APBD tahun anggaran 2014 agar sesuai dengan Permendagri No 27 tahun 2013 di bulan September dan Oktober. Waktunya sangat terbatas,” kata Ketua Fraksi PDIP DPRD Brebes, Drs H Khairul Anwar MSi, seusai mengikuti paripurna.

Bupati sendiri belum bisa dikonfirmasi. Kali terakhir, kepada wartawan Bupati berjanji akan mengisi kekosongan Sekda dengan telah mengajukan 6 nama calon Sekda definitif ke Pemerintah provinsi Jawa Tengah, pada mei (6/5) lalu.

Beredar kabar, ke-enam nama yang diusulkan ke Pemprov diantaranya, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Mustair Putusoma, Asisten II Setda M. Iqbal, Kepala Bappeda Djoko Gunawan, Kepala Dinas Pertanian Budhiarso, Kepala BPMDK Emastoni Ezam (Plt Sekda) dan Kepala BPPKB Drs Chambali. (Hendrik)

Posted in: Pemerintahan