BrebesNews.Co 7 June 2013 Read More →

Polisi Membenarkan Adanya Laporan Dugaan Korupsi Mantan Kades Pakujati

BREBESNEWS.CO –Pihak Kepolisian Resort Brebes, mengakui adanya laporan yang diterima dari warga mengenai beberapa kasus dugaan korupsi yang dilakukan mantan Kepala Desa (Kades) Pakujati, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Siti Aminah.

Seperti dikatakan Kapolres Brebes melalui Kanit Penyidik Tindak Pidana Korupsi(Tipikor) Aipda. Tri Wiratma Menyebutkan pihaknya membenarkan pihaknya menerima laporan masyarakat terkait dugaan korupsi.
“Memang kami menerima adanya laporan yang masuk mengenai beberapa kasus dugaan korupsi yang dilakukan mantan Kades Pakujati itu,” ujar Tri Wiratma, jum at (7/6).

korupsiMenurutnya, atas laporan yang diterima dari masyarakat Desa Pakujati itu, pihaknya langsung turun kelapangan untuk mengkrosceknya. Bahkan, pihaknya juga telah melakukan pemanggilan terhadap sejumlah saksi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Saat ini kami masih mengumpulkan beberapa keterangan dari sejumlah saksi yang telah dilakukan pemanggilan sebelumnya,” terangnya.

Disebutkan, pihak kepolisian belum bisa memberikan hasil terhadap beberapa kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh mantan kades tersebut . Sebab, hingga saat ini kasusnya masih menjadi ranah penyelidikan.Namun demikian, pihaknya akan membuat surat permintaan untuk dilakukan auidt dari Inspektorat Pemkab Brebes.
“Tujuannya adalah agar bisa mengetahui apakah ada kerugian negara dari beberaapa kasus dugaan korupsi yang dilakukan mantan kades tersebut.”Dari kepolisian tidak bisa melakukan audit. Jadi yang menentukannya adalah Inspektorat pemkab Brebes,” tuturnya.

Sementara itu Tri mengaku, pihaknya belum bisa memastikan apakah beberapa kasus dugaan korupsi itu akan sampai pada proses persidangan di Pengadilan Negeri. Sebab, untuk menindaklanjuti beberapa kasus dugaan korupsi itu masih dibutuhkan proses penyelidikan yang cukup lama.

Sekerdar Informasi,Mantan Kades Pakujati,Siti Aminah mencalonkan diri menjadi calon anggota DPRD Brebes Dari Partai PDI-Perjuangan.Beberapa kasus yang ada,kasus dugaan penyalahgunaan dana Karang Taruna desa tahun 2012 sebesar Rp 50 juta,kasus dugaan korupsi pada proyek talud/irigasi tahun 2009.

Dimana terdapat sisa anggaran sebesar Rp 29 juta, namun sisa anggaran tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadinya, kasus bantuan faksin flu burung dari Dinas Peternakan Kabupaten Brebes tahun 2011, yang diberikan tidak tepat sasaran.

Harusnya bantuan tersebut diperuntukan bagi peternak kecil, namun diberikan kepada peternak/pedagang besar. Kempat, kasus dugaan penyalahgunaan dana pemugaran rumah tahun 2011. Kasus dugaan korupsi pada hasil sewa tanah bengkok desa sebesar Rp 20,5 juta. Dan keenam adalah kasus dugaan korupsi pada proyek pembangunan gedung olahraga atas bantuan dari dana aspirasi DPRD Brebes.

Dana pemugaran rumah atas bantuan Pemkab Brebes sebesar Rp 25 juta untuk diberikan kepada 10 rumah warga yang tak layak huni itu, tidak ada laporan pertanggung jawaban secara transparan dari bakal caleg yang berada di Daerah Pemilihan (Dapil) 2, meliputi Kecamatan Paguyangan, Bumiayu.Tonjong. (Hendrik)

Posted in: Hukum