BrebesNews.Co 4 July 2013 Read More →

3 Orang Jadi Kandidat Kuat Ketua NU Cabang Brebes Periode 2013-2018

* H.Athoillah Ketua PCNU Incumbent Kembali Jadi Kandidat Calon Diunggulkan

BREBESNEWS.CO -Kandidat Calon Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Brebes menjelang pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) NU kini mengkrucut menjadi tiga orang. Mereka adalah H Athoillah SE MSi, Drs Syamsul Maarif dan Drs Sodikin Rachman. Sehingga dapat dipastikan hanya tiga orang saja yang bakal bertarung memperebutkan posisi G 1 NU.

athoAjang Konfercab PCNU Brebes itu sendiri bakal digelar Sabtu (6/7) mendatang di Pondok Pesantren Darunnajat Pruwatan Bumiayu Brebes. Dengan agenda Laporan Pertanggungjawaban pengurus periode 2008-2013, penyusunan Program lima tahun kedepan dan pemilihan pengurus periode 2013-2018.

Drs H Sodikin Rachman berkeyakinan bakal meraih suara terbanyak. Sebab, Suara MWC di Brebes bagian Utara dan Selatan lebih condong ke dirinya. Sebagai Wakil Ketua yang sering terjun langsung ke lapangan telah mengenal sosok dirinya sebagai Wakil Ketua yang bijaksana.

Dalam programnya, Kaji Dikin, demikian panggilan akrabnya bila terpilih nanti akan mengembalikan ruh NU ke Pesantren. Sebab selama ini NU hanya dianggap sebagai jembatan politik untuk meraih kekuasaan belaka. Padahal, NU lahir dari Pesanteren dan harus dikembalikan ke Pesanteren. “Go back to basic,” ujarnya, kepada BREBESNEWS.CO kamis (4/7).

Dia melihat, NU sekarang banyak dilirik oleh politikus dan birokrat. Namun mereka yang menarik-narik ke tataran politik dan birokrasi hanya untuk kepentingan dirinya sendiri dan bukan untuk kemaslahatan umat. “Bila saya terpilih jadi Ketua NU, akan saya kembalikan ke ruh Pesanteren,” tekadnya.

Namun bukan berarti para pengurus NU nantinya di suruh nyantri lagi. Dalam artian, ruh pesantren harus terus melekat dalam sanubari dan pribadi-pribadi pengurus NU. Dengan demikian semangat perjuangan NU terus berkhidmah pada keridloan Allah SWT. “Jangan sampai hanya iming-iming dan amang-amang lalu menggadaikan NU,” terang Sodikin.

Sebagai kandidat yang diunggulkan, Athoillah dengan rendah hati menyikapi siapapun yang memimpin NU ke depan harus terus bersahabat dalam berorganisasi. Dan yang paling utama harus mandiri dalam bidang finansial serta beretika dalam bertindak. “Bukan moral NU kalau selalu menebar kebencian dan bertindak tidak etis,” tandas Atho.

Sebelumnya, seperti yang sudah di lansir di media online BREBESNEWS.CO, Syamsul Maarif kandidat lainnya juga berkeyakinan akan memenangkan konfercab NU ini. Menurutnya beberapa Kyai sudah merestui pencalonannya. (Ilmie)

Posted in: Serba Serbi