BrebesNews.Co 5 July 2013 Read More →

Terjebak Kemacetan, Pasien Rujukan Puskesmas Tanjung Meninggal Di RSUD Brebes

* Perjalanan Puskesmas Tanjung – RSUD Brebes Di Tempuh 2,5 Jam

Foto0038

BREBESNEWS.CO – Hingga hari kedua ini, kemacetan di ruas jalan Pejagan- Klampok, Serta Kalmpok- Brebes masih terjadi. Hal ini karena sedang adanya perbaikan jalan, serta tertutupnya jembatan sungai pemali yang alasnya jebol. Imbas terjadinya kemacetan ini setidaknya mengakibatkan terjadinya korban meninggal, akibat terlambatnya penanganan pasien puskesmas yang hendak di rujuk ke RSUD Brebes.

Kalil bin manaf (60) warga Cimohong Kulon RT 01/RW 01 kecamatan Bulakamba, meninggal saat hendak di rujuk dari puskesmas Tanjung menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brebes. Kalil yang mempunyai pekerjaan sebagai pedagang kerupuk keliling, sudah seminggu ini, mengalami sakit sesak nafas, perut mual serta sering muntah-muntah.

Oleh keluarga, Kalil di pondokan di Puskesamas Tanjung, selama 3 hari. Namun karena pelayanan di rasa kurang optimal, hingga kondisi badan yang tidak kunjung membaik, oleh keluarga, jumat (5/7) minta di rujuk ke RSUD Brebes.

” Saat itu keluarga tahu kalo kondisi macet, karena hal ini mendesak, maka pihak keluarga tetap akan memindahkan bapak agar bisa di rawat intensif di RSUD Brebes,” ungkap Rokhidin (43) menantu Kalil, saat memberi keterangan BREBESNEWS.CO di RSUD Brebes.

Menurut Rokhidin, dirinya bersama mertuanya (Kalil-red) meyewa mobil selepas jum’atan sekitar pukul 13.00 wib atau pukul 1 siang, berangkat menuju RSUD Brebes dari puskesmas Tanjung. Namun karena kondisi macet perjalananpun terhambat, terutama di jalan pantura Pejagan yang menuju arah timur. Kemacetan ke dua pun terjadi di pom bensin Klampok arah Sawojajar, karena adanya perbaikan jemabatan kali pemali.

” Karena terjebat kemacetan, mobil yang membawa kami, datang ke RSUD Brebes sampai jam 15.30 Wib. Berarti  perjalanan Tanjung-Brebes di tempuh hampir sekitar 2,5 jam setengah. Padahal normalnya hanya kurang lebih 30 menit. Sementara itu kondisi mertuanya yang sakit, sedang sekarat,” jelas Rokhidin.

Kemungkinan karena kondisinya sudah lemah, akhirnya Kalil, sang mertua tidak tahan lagi terhadap penyakitnya. Pas se-sampai di pintu Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Brebes, kondisinya tidak tertolong, hingga meninggal dunia.

Kalil-pun akhirnya di bawa lagi pihak keluarga ke rumahnya di desa Cimohong kecamatan Bulakamba untuk di makamkan. (Afif.A)

Posted in: Serba Serbi, Sosial