BrebesNews.Co 10 July 2013 Read More →

Bulog Salurkan Bantuan Beras Ke 166.567 Keluarga Miskin Brebes

* Warga Miskin Kelurahan Gandasuli Hanya Dapat Jatah 3 Kg Dari Alokasi 15 Kg.

BREBESNEWS.CO – Selain Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebagai kompensasi kenaikan harga BBM, pemerintah melalui PT Bulog juga memberikan bantuan raskin bagi warga penerima kartu perlindungan sosial.Bahkan bantuan raskin tambahan saat ini sudah mulai dibagikan kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS). Bahkan di Kabupaten Brebes sendiri, penambahan raskin sebagai kompensasi atas kenaikan harga BBM sendiri mencapai 7.495.515 kilogram.

IMG_20130710_123533-1Hal ini di katakan Kepala Sub Bagian Sarana Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Brebes, Bambang Yusmanto Rabu (10/7) mengatakan, raskin tambahan untuk bulan Juni-Juli-September dari kompenasi kenaikan BBM saat ini sudah mulai disalurkan.
Sehingga, lanjut dia, di bulan itu tiap-tiap RTS akan mendapatkan bantuan raskin tambahan sebanyak 15 kilogram. Jumlah itu belum termasuk pembangian raskin reguler yang jumlahnya sama.

“Dengan demikian selama tiga bulan itu, rumah tanggal sasaran akan mendapatkan bantuan raskin sebanyak 30 kilogram/bulan,”katanya. Seperti di ketahui di Kabupaten Brebes sendiri terdapat 166.567 RTS yang berhak menerima raskin. Sedangkan jumlah raskin yang digelontorkan tiap bulannya mencapai 29.982.060 kilogram. Masing-masing RTS mendapatkan alokasi raskin reguler sebanyak 15 kilogram. Mereka hanya diminta untuk membayar beras tersebut seharga Rp 1.600/kilogram.

Demikian Halnya dengan beras raskin reguler, terang Bambang Yusmanto, warga penerima raskin tambahan juga diminta untuk membelinya dengan harga Rp 1.600/kilogram. Harga itu diberikan setelah pemerintah pusat mensubsidi bantuan beras miskin senilai Rp 5.950 tiap kilogramnya.

“Kalau dihitung, beban subsidi khusus untuk alokasi tambahan raskin di Kabupaten Brebes ini kurang lebih mencapai Rp 44.598.314.250/bulan. Sedangkan untuk beban subsidi raskin reguler mencapai Rp 178.393.257.000 per-bulan,”terang dia.

Menurutnya, beras tersebut hanya boleh dinikmati oleh rumah tangga sasaran sesuai dengan data yang ada. Bahkan untuk raskin 13,14 dan 15 dari kompensasi kenaikan harga BBM ini hanya bisa diambil oleh warga penerima kartu perlindungan sosial (KPS).

Untuk itu pihaknya tidak membenarkan adanya pembagian raskin ke warga nor RTS, yang menyebabkan tiap-tiap RTS hanya bisa menikmati 3 kilogram raskin.

Sementara itu, berdasarkan pengakuan Nuripah (43), warga RT 5 RW 2 Kelurahan Gandasuli Kecamatan Brebes belum lama ini, kalau dirinya hanya menerima 3 kilogram beras raskin tiap kali ada pembagian raskin. Ia terpaksa harus menerima jumlah itu karena alokasi sebanyak 15 kilogram harus dibagi rata dengan tetangganya. (Hendrik)

Posted in: Serba Serbi, Sosial