BrebesNews.Co 5 July 2013 Read More →

FKMB : NU Harus Di Perdayakan, Bukan Untuk Di Permainkan

* Sesalkan Ada Kandidat Ketua NU Titipan Pendopo

SUBEKHAN SSiBREBESNEWS.CO -Perhelatan Konferensi Cabang (Konfercab) NU XIII Sabtu (6/7) besok digelar di Pondok Pesanteren Darunnajah Tegalmunding Pruwatan Bumiayu Brebes. Beberapa kandidat muncul dari berbagai latar belakang. Mereka adalah H Athoillah SE MSi, Drs Syamsul Maarif, dan Drs Sodikin Rachman.

Namun ada pula yang mengaku-aku ‘titipan’ dari pendopo dengan dalih tengah mendapatkan restu dari pendopo sehingga kemungkinan mendapatkan kucuran dana dari pemerintah bisa lancar.

Terhadap persoalan tersebut, Wakil Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) H Agus Minanurohman Lc MPd kurang respek bila belum apa-apa sudah berbicara masalah sokongan pendanaan NU dari pemerintah.

Agus menandaskan, NU itu memiliki nilai tinggi dalam kehidupan masyarakat, bangsa dan Negara sehingga dibutuhkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab), bukan sebaliknya.

Sebagai oganisasi masa yang bernafaskan Islam, tentu jaringannya lebih luas. Bukan lingkup Pendopo saja. “Pendopo, Pemkab, hanya salah satu mitra dari NU,” ungkapnya.

NU itu, lanjutnya, adalah ormas yang sudah mendarah daging ke grass root. Pendanaan yang berasal dari umat jauh lebih banyak ketimbang yang berasal dari pemerintah. “Ngapain sampai menggantungkan pendanaan dari Pemkab?” gugat Gus Minan panggilan akrabnya.

Menurutnya, kalau orang yang mau jadi pengurus kemudian NU takut dengan masalah pendanaan, tidak usah ngurusi NU saja. Sebab tidak senafas dengan misi pendiri NU KH Hasyim Asyari.

Justru sebagai pemimpin NU harus lebih mengutamakan pada ketinggian akhlak dan penguasan kitab kitab NU. “Kalau sudah mikirin pendanaan maka tidak akan mikirin umat tapi mikirin diri sendiri,” cetusnya.

Sementara itu ketua LSM Forum Kajian Masyarakat Brebes (FKMB) Subekhan SSi memandang miris adanya rumor salah satu calon yang ditengarai titipan dari Pendopo (penguasa pemerintah). Pasalnya, Pendopo harus memiliki power untuk memberdayakan seluruh organisasi. NU itu aset terbesar yang dimiliki Brebes. “Memberdayakan bukanlah mempermainkan NU,” ucapnya.

Bila NU sudah di intervensi oleh Pendopo dengan memberikan berbagai fasilitas dan pendanaan maka daya kritis NU menjadi lemah. Dan pada saat seperti itulah maka NU hanya dijadikan alat legimitasi terhadap penguasa yang ada. “ Muaranya, akan banyak terjadi penyimpangan-penyimpangan dalam penyelenggaraan Negara,” tandasnya.

Di singgung siapa titipan kandidat NU titipan pendopo, Subekhan tidak mau menjawab.
” Pokoknya of the record. yang jelas gelagat adanya kandidat ketua NU merupakan titipan pendopo, jelas akan terlihat di arena konfercab NU nanti,” jawab Subekhan diplomatis. (Ilmie)

Posted in: Serba Serbi