BrebesNews.Co 4 July 2013 Read More →

Masyarakat Brebes Jangan Mau Dimanfaatkan Orang Yang Tidak Bertanggung Jawab

* Wabup Narjo Buka Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Di Kecamatan Larangan

KEWASPADAAN2

BREBESNEWS.CO -Wakil Bupati Brebes Narjo berharap masyarakat jangan mudah terhasut oleh berbagai fitnah dan omong kosong yang tersebar di masyarakat. Pasalnya, hanya akan menyisakan bibit-bibit perpecahan dan melemahkan sendi-sendi kehidupan bangsa.

Pernyataan tersebut disampaikan Narjo saat membuka acara forum kewaspadaan dini masyarakat dalam rangka peningkatan persatuan dan kesatuan di Aula gedung KPRI ‘Rukun’ Larangan Brebes, Kamis (4/7).

Peristiwa tragedi sosial tiga daerah ‘Kutil’ yang melibatkan masyarakat Brebes, Tegal dan Slawi merupakan salah satu ekses dari hasutan. Hanya karena hasutan seorang tukan cukur yang bernama Kutil peristiwa berdarah di tiga daerah ini bisa terjadi. Sehingga masyarakat harus benar-benar waspada demi tercapainya peningkatan persatuan dan kesatuan bangsa.

Meski tidak kelihatan, lanjutnya, hasutan lebih ampuh untuk memecah belah masyarakat. Apalagi ditahun politik berbagai gesekan kerap terjadi yang dihembuskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. “Kita ( Masyarakat Brebes ) jangan sampai mudah dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Apalagi soal mengajak kekerasan dalam soal kepentingan politik, ” ujar Narjo mengingatkan.

Narjo mengajak, sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia untuk terus meningkatkan kegotongroyongan, guyub rukun, tidak hidup nafsi-nafsi, lo-lo… gue-gue. “Kita diperintahkan oleh Quran untuk saling menebar senyum, tolong menolong dalam kebaikan dan juga untuk saling kenal mengenal,” ajaknya.

Forum kewaspadaan dini masyarakat dalam rangka peningakatan persatuan dan kesatuan digelar Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kab Brebes. Ketua Panitia penyelenggara Agus Ismanto SIP menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan wawasan dan bela negara.

Disamping itu sebagai alternatif terapi kebangsaan terhadap pola sikap dan pola perilaku bagi setiap warga negara terhadap persoalan bangsa. “Pada muaranya, akan tumbuh rasa cinta dan bangga terhadap tanah air Indonesia,” papar Agus.

Kegiatan diikuti 225 orang tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perangkat desa dan pengurus PKK di Kecamatan Larangan, Ketangguingan dan Songgom.

Sebagai narasumber antara lain Sekretaris Forum Kerukunan Umat Brebes (FKUB) Kab Brebes Drs Akrom Jangka Dausat MSi. (Ilmie)

Posted in: Serba Serbi, Sosial