BrebesNews.Co 15 July 2013 Read More →

SMPN 1 Brebes Akomodir 10 Persen Siswa Miskin

IMG_20130715_120525

BREBESNEWS.CO – Kepala SMPN 1 Brebes, Drs Bahrun MM  mengaku, saat pelaksanaan tes seleksi masuk sekolah, ada 383 anak yang mengikuti atau menjadi peserta seleksi. Hasil tes seleksi itu, sekolah hanya bisa menerima 252 anak.

Mereka merupakan siswa yang dinyatakan lulus tes seleksi dengan menggunakan metode penilaian, hasil tes dikali dua ditambah nilai hasil Ujian Nasional (SKH-UN) dikali dua ditambah lagi nilai raport dikali satu kemudian hasilnya dibagi lima. Dan mereka yang berada diperingkat bawah dari kuota yang ada dinyatakan tidak lolos,” katanya, kepada sejumlah wartawan di sela- sela masa oreintasi siswa (MOS) SMPN 1 Brebes senin (15/7).

Sedangkan untuk kuota siswa miskin sendiri, tambah dia, sekolah sudah mengakomodir 10 persen dari 252 siswa baru untuk bisa belajar di SMPN 1 Brebes. Selain mengikuti tes akademik, khusus bagi siswa miskin juga disyaratkan untuk melampiri Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) pada berkas pendaftaran. Meski tidak ada sistem rayon untuk proses penerimaan siswa baru, namun untuk siswa miskin yang terserap di SMPN 1 Brebes merupakan anak yang tinggal di wilayah Kecamatan Brebes.

“Khusus siswa miskin mereka semua merupakan warga kecamatan brebes, tidak ada yang dari kecamatan lain,”katanya.

Sedangkan terkait dengan beban anggaran operasional sekolah, kata dia, semuanya diserahkan kepada komite sekolah. Menurutnya, untuk sekolah di wilayah kota, seperti SMPN 1 Brebes beban biaya operasional jauh lebih tinggi dibanding dengan sekolah yang ada di desa. Sehingga sekolah tidak bisa hanya mengandalkan dari bantuan operasional sekolah dari pemerintah.

Untuk itu, peran serta komite sekolah sangat penting dalam ikut mendukung kelancaran proses belajar mengajar. Bahkan Komite SMPN 1 Brebes sendiri saat ini sudah mampu menyumbang bangunan aula sekolah dengan beban anggaran mencapai Rp 1,2 milyar.

Saat ini bangunan tersebut masih akan terus dilajutkan sampai dengan selesai. Ditargetkan bangunan aula itu akan selesai pada tahun 2014 mendatang. (Hendrik)

Posted in: Pendidikan