BrebesNews.Co 2 July 2013 Read More →

Syamsul Maarif Optimis Gantikan H.Athoillah

* Jelang Konferensi Cabang NU Brebes

syamsulBREBESNEWS.CO -Jelang Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama (NU) Brebes banyak kandidat bermunculan. Selain H Athoillah SE MSi, Edy Setyawan Lc MA, Syamsul Maarif MPd, Kiai Agus Mudrik, H Makmur Yusuf SPdI dan Drs KH Sodikin Rachman. Bahkan Syamsyul mengklaim telah mendapatkan dukungan penuh dari Majelis Wakil Cabang (MWC).

Ketua Lembaga Pendidikan (LP) Maarif NU itu mengklaim telah mendapatkan minimal dukungan 12 suara. Suara tersebut didapat dari MWC di Wilayah Brebes Selatan, Tengah dan sebagian Brebes Utara. “Al hamdulillah, perkembangan terakhir, saya telah mengantongi minimal 12 suara dari 18 suara yang diperebutkan,” klaim Syamsul di sela rapat persiapan akhir di Pondok Pesanteren Darunnajah Tegalmunding Pruwatan Bumiayu Brebes, Selasa (2/7).

Bila terpilih nanti, Syamsul bertekad untuk 5 tahun kedepan akan membawa NU lebih fokus dan serius menggarap tiga pilar. Pertama pendidikan, kedua ekonomi, ketika dakwah. Ketiga pilar tersebut akan menjadi program andalan karena sebagai pondasi dalam membangun dan memberdayakan masyarakat sipil. “Saya akan meneruskan cita-cita GUS DUR, yang telah terbukti menancapkan tonggak kebangkitan PBNU dengan tiga pilar tersebut,” tekad Syamsul.

Pemikiran besar guru bangsa ini harus dibudayakan dan ditransformasikan di PC NU Brebes. Sehingga kedepan NU lebih mandiri, berdaya dan menjadi kekuatan elemen kritis terhadap pemerintah. Bukan sebaliknya terhegemoni politik kekuasaan pemerintah. “NU yakin mampu memberi warna yang berbeda terharap kondisi sosiologis masyarakat dan politik pemerintahan yang mencerdaskan,” ujarnya.

Syamsul juga mengucapkan terima kasih kepada H Athoillah, karena telah meletakan sendi-Kepemimpinan 5 tahun NU sebelumnya, telah meletakan sendi-sendi organisasi dan struktur NU dewngan sukses.

Diadakan Di Bumiayu

Ketua Panitia Konfercab Drs KH Sodikin Rachman menjelaskan, Konfercab bakal digelar pada Sabtu, 6 Juli 2013 di Pondok Pesantren Darunnajah Pruwatan Bumiayu. Menurutnya, kesiapan pelaksanaan sudah 80 persen. Dari urusan dapur umum, parkir, keamanan, sampai persidangan hingga ubo rampe lainnya.

Ditanya, bagaimana kalau kemudian forum menghendaki Kiai Sodikin mendaulatnya sebagai Ketua PC NU, Sodikin secara diplomatis menyerahkan sepenuhnya pada forum konferensi. Dia secara tegas hanya ditugasi untuk mensukseskan penyelenggaraan, kalau kemudian terpilih, itu berarti tambah lagi amanatnya. “Sebagai kader NU, saya selalu siap demi NU. Tapi yang jelas, sukses Konfercab bukan berarti saya harus terpilih jadi Ketua PC,” tandasnya.

Ketua PC NU Brebes H Athoillah menyatakan sangat gembira dengan bermunculannya banyak kandidat. Menurut Atho, itu menandakan kran demokrasi berjalan lancar dan pengkaderan hidup. “Siapapun boleh mencalonkan diri sebagai kandidat, asal sesuai dengan aturan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga NU,” ucapnya.

Dari dulu, lanjut Atho, pesta demokrasi di NU berjalan mengalir sangat demokratis. Perkara ada intrik-intrik politik itu bagian dari dinamika kehidupan NU. Seperti kasus Abu Hasan saat Muktamar Cipasung, tidak mempan menekan NU. “Dan Gus Dur saat itu tetap terpilih menjadi Ketua di bawah tekanan orde baru,” kata Atho mengulas sejarah kekuatan NU dari tekanan. (Ilmie)

Posted in: Serba Serbi