BrebesNews.Co 6 August 2013 Read More →

821 Pramuka Amankan Arus Mudik Dan Jadi Pengatur Shof Sholat Id

cbp-kkp mudik

BREBESNEWS.CO -Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) 11.29 Brebes menerjunkan personilnya sebanyak 821 orang guna turut serta mengamankan arus mudik-arus balik lebaran 1434 Hijriyah. Mereka disebar ke seluruh Kabupaten Brebes dalam bingkai kegiatan Karya Bakti Pramuka (Kartika).

Ketua Dewan Kerja Cabang (DKC) Kwarcab Brebes Budi Rohmawan menjelaskan, seperti tahun-tahun sebelumnya Pramuka selalu aktif membantu pengamanan arus mudik-balik lebaran. Termasuk untuk tahun ini lebih banyak dibanding tahun lalu. “Tahun lalu hanya 680 kini meningkat menjadi 821,” tutur Budi disela pengamanan di alun-alun Brebes selasa (6/8).

Anggota pramuka yang terdiri dari para pramuka penegak dan pandega itu, disebar ke titik-titik rawan kecelakaan dengan mengepos sesuai plot yang diberikan oleh pihak kepolisian. Terbanyak, personil Pramuka ditempat di Exit Tol Pejagan, alun-alun Brebes, dan jalan lingkar Bumiayu. “Pramuka berjaga 24 jam secara bergilir sejak H-7 hingga H+5,” kata Budi.

Pengaturan Shof Sholat Idul Fitri

Selain pengamanan arus mudik-balik, lanjutnya, juga membantu pengaturan shof sholat Idul Fitri di Masjid Agung Brebes, Masjid Izul Islam Ketanggungan dan Masjid Baitul Rokhman Bumiayu.

Pengamanan yang sama juga dilakukan oleh anggota Banser Ansor dan CBP-KKP IPNU-IPPNU. Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Brebes K Agus Mudrik Khaelani menjelaskan, posko pengamanan Banser-Ansor hanya ada 6 titik utama. Yakni di Brebes, Wanasari, Losari, Ketanggungan, Bulakamba, Bumiayu dan Paguyangan. “Kami membuat posko sendiri dan terpisah dengan pihak kepolisian,” terangnya.

Sumbangsih Ansor, lanjutnya, selalu mengedepankan kenyamanan dan keamanan pemudik. Termasuk memberikan pelayanan istirahat bagi pemudik yang memakai kendaraan bermotor.

Subekhan, salah seorang petugas pengamanan Corp Brigade Pelajar (CBP) Ikatan Pelajar NU Cabang Brebes mengaku senang bisa berpartisipasi dalam kegiatan bakti pengamanan arus mudik-balik lebaran. Menurutnya, meski panas menyengat dan bersusah payah ikut menyeberangkan penduduk setempat, tetapi hatinya merasa puas dan berbangga.

“Yang penting rekan-rekan dari Jakarta bisa lancar menuju ke kampungnya masing-masing, dan ibu-ibu yang mau menyeberang ke pasar juga bisa selamat,” ungkapnya.

Subekhan mengaku tidak mendapat upah dari manapun. Hanya sebagai rasa kepedulian, dia ikut bergabung dan bisa buka puasa bareng-bareng di posko. “Kami ikhlas mas, lillahi taala,” tutur Subekhan yang menjalankan tugasnya di Jalan Ahmad Yani (depan kantor BAZ) Brebes. (Ilmie )

Posted in: Pendidikan, Serba Serbi