BrebesNews.Co 4 August 2013 Read More →

Idza : Dana Insentif Ketua RT/RW Se Kabupaten Brebes Di Realisasikan September

UKW

BREBESNEWS.CO – Bupati Brebes Idza Priyanti SE, menuturkan, program 6 pilar pembangunan kepemimpinannya telah terlaksana dengan baik. Antara lain pemberian santunan kematian, pemberian dana transport kepada imam masjid dan mushola, guru ngaji, pengurus madrasah dan pondok pesantren maupun hafidz-hafidzah, peningkatan UMKM, peningkatan sarana dan prasarana terutama infrastruktur jalan telah terlaksana dengan baik.

“Untuk pemberian insentif bagi Ketua RT dan RW masih diproses dan akan direalisasikan sekitar bulan September,” janjinya saat mengahadiri penutupan Sosialisiasi Uji Kompetensi Wartawan di gedung NU jum at ( 2/8) kemarin.

Lebih lanjut Idza mengatakan kalau dirinya, atas nama pemerintah Brebes mengucapkan terima kasih kepada insan Pers, yang sudah menginformasikan pembangunan yang ada di Brebes.

“Saya bangga dan berterima kasih kepada Insan Pers yang turut membantu menyebarkan informasi tentang pembangunan Brebes,” kata Bupati.

Hadir sebagai narasumber Ketua PWI Jogjakarta Sihono MT MSi yang memberikan materi pentingnya Uji Kompetensi Wartawan. Dia menjelaskan, wartawan dituntut kompetensinya agar benar-benar profesional. Untuk membuktikan kalau wartawan itu kompeten atau tidak harus melalui uji kompetensi. “Jangan takut dengan uji kompetensi, karena pada hakekatnya rekonstruksi kegiatan harian yang telah dilakukan,” kata Sihono.

Kalau dalam melakukan kegiatan jurnalistiknya sesuai dengan kaidah jurnalistik, kata Sihono, tentu akan mudah menjawab segala pertanyaan dan uraian tertulis yang diajukan asesor. Termasuk wartawan harus memiliki jejaring yang luas sehingga dalam melakukan tugasnya tidak mengalami kesulitan.

Sementara materi lain disampaikan oleh Praktisi radio Moh Hadi Utomo dari Tegal. Hadi Utomo, peran radio sangat bagus sekali dalam menginformasikan segala bentuk informasi dan sangat cepat serta jangkauannya luas.

Tetapi keberadaan radio semakin sulit berkembang karena kurangnya dukungan pendanaan dari pemerintah maupun iklan. Bahkan radio swasta dalam kiprahnya ke depan mengalami kesulitan yang luar biasa akibat minimnya iklan dan tidak adanya bantuan dari pihak pemerinah.

Apalagi, sekarang telah berkembang dengan pesat radio streaming. Radio streaming sangat mudah dibuat oleh siapapun hanya bermodalkan laptop. “Radion streaming (radio dengan akses internet-red) sekarang berkembang pesat dan belum ada aturan yang membatasinya, sehingga kemungkinan akan menggeser keberadaan radio konvensional,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan juga cinderamata berupa Buku Kamus Tegal-Indonesia karya Muhammad Hadi Utama kepada Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE. Sementara buku Pedoman Ujian Kompetensi Wartawan diberikan oleh Sihono kepada perwakilan peserta dan pejabat Brebes lainnya.

Sosialisasi Kompetensi Wartawan digelar selama dua hari 1-2 Agustus 2013. Hari pertama diisi oleh Wakil Kepala Sekolah Jurnalistik Indonesia di Semarang Syamsul Huda MSi dan Pimpinan Redaksi Radar Tegal Muh Abduh. (Ilmie)

Posted in: Serba Serbi