BrebesNews.Co 21 August 2013 Read More →

MF, Terancam Diberhentikan Dari Anggota DPRD Brebes

cBREBESNEWS.CO – Menanggapi adanya isu terdapatnya joki pengabsenan terhadap anggota dewan, Meilan Fauzi atau (MF), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Brebes membantah adanya praktik perjokian absen kehadiran anggota. Hal setelah dilakukan penelusuruan dan kroscek bukti daftar hadir paripurna.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Brebes, Cahrudin kepada BREBESNEWS.CO, Rabu (21/8) menerangkan, tersiarnya kabar adanya dugaan joki absen itu muncul berawal dari keterangan dari internal fraksi Partai Demokrat (PD) yang menyebutkan jumlah kehadiran anggota fraksi tidak sebanyak yang tertera dalam daftar hadir. Hal ini mengundang kecurigaan dan kejanggalan.

“Namun itu hanya isu karena kami sudah kroscek ke BK memang anggota yang dimaksud (MF-red) sudah tidak mengikuti paripurna selama 8 kali berturut-turut. Berarti tidak ada joki,” tegas Cahrudin.

Cahrudin melanjutkan, pihaknya sudah menyampaikan kepada Partai Demokrat untuk mengambil sikap. Hasilnya, partai tersebut mempersilahkan kepada DPRD untuk menindaklanjuti sebagaimana peraturan yang berlaku.

” Surat dari partai sudah masuk dan setelah kami pelajari akan kami limpahkan ke pimpinan. Adapun sanksi, ada mekanisme tata tertib (Tatib) dewan, dimana anggota yang tidak hadir paripurna selama 6 kali berturut-turut maka akan dinonaktifkan atau diberhentikan,” kata Cahrudin lagi.

Sementara Sekretaris Fraksi Partai Demokrat (PD) DPRD Kabupaten Brebes, Ahmad Torikhin SH menyampaikan, pihaknya sudah melakukan rapat untuk menindaklanjuti masalah mangkirnya MF. Jika memang terbukti, fraksinya mengikuti mekanisme yang berlaku.

” Mbak MF sih katanya sudah ijin, dan akan segera masuk lagi. Tapi jika memang ada sanksi pemberhentian, maka tentunya ada mekanisme PAW (pergantian antar waktu),” jelas Torikhin.

Sekadar informasi, seperti yang di lansir media cetak lokal, meski MF anggota Dewan dari Partai demokrat, sering tidak berangkat ngantor, bahkan mengikuti rapat Paripurna DPRD, namun tanda tangan MF tetap tertera di absen. Hal inilah yang mengundang pertanyaan adanya perjokian absen untuk mengelabui anggota dewan terutama Badan Kehormatan (BK) Dewan Brebes. (Hendrik)

Posted in: Politik