BrebesNews.Co 23 August 2013 Read More →

Warga Kurang Minat Aktifasi E-KTP

* Untuk penyempurnaan, agar tidak terjadi Nomor Induk Kependudukan (NIK) ganda

e ktp

BREBESNEWS.CO -Program pemerintah menggalakan Pembuatan KTP Elektronik (E-KTP)sebagai upaya warga memiliki status kependudukannya menjadi jelas,legal di mata hukum,aman dan terhindar dari penyalahgunaan dokumen pribadi sudah dilaksanakan di berbagai daerah.

Untuk Kabupaten Brebes program E-Ktp massal sudah dinyatakan selesai, tinggal menunggu aktifvasi E-Ktp kembali dari Masyarakat. Proses aktifasi E-KTP merupakan proses daftar ulang perbaikan data diri sekaligus berfungsi menyempurnakan kartu E-KTP yang di buat.

Namun setelah E-KTP sudah di terima, justru untuk peng-aktifasian E-KTP dari warga justru kurang di minati. Hal ini Seperti pantauan BREBESNEWS.CO, jumat (23/8) di kecamatan Bulakamba.
” Untuk warga yang datang mengurus aktifasi E-KTP, pihaknya dalam se hari hanya menerima 10 atau 20 orang,”jelas petugas kecamatan Bulakamba.

Padahal saat pembuatan E-KTP lalu dari berbagai desa di kecamatan Bulakamba sampai ratusan orang, tambahnya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Brebes, Asmuni MSi saat di konfirmasi soal ke-engganan warga meng-aktifasi E-KTP nya menjelaskan.

“Untuk Brebes E KTP telah selesai pembagiannya,terkait masalah warga yang malas mendaftar ulang, kami akan berkoordinasi dengan desa pentingnya penyempurnaan jati diri,” kata Asmuni di ruangan kantornya.

Padahal aktifasi E KTP, tambah Asmuni juga penting, karena bertujuan untuk penyempurnaan administrasi kependudukan bisa tercapai. Jumlah penduduk tercatat dalam Database Kependudukan akurat, yang tersambung secara online dari Kabupaten, Provinsi dan Pusat. Dengan aktifasi selanjutnya akan tercatat tertib Nomor Induk Kependudukan (NIK) agar terhindar dari NIK ganda serta menghindari adanya dokumen ganda.

pelaksanaan E-KTP dilakukan sejak April 2012. Kuota Kabupaten Brebes yang ditetapkan Depdagri sebanyak 1.485.134, dan paling lambat digarap sampai 31 Oktober 2012.

Namun sampai 18 Februari 2013 tercatat 1.037.605 orang terlayani hanya mencapai 70 persen. hingga tahap terakhir 30% telah terealisasi. Terkait masalah daftar ulang Pihak Disdukcapil akan terus melakukan sosialisasi. (Hendrik)

Posted in: Serba Serbi