BrebesNews.Co 2 August 2013 Read More →

Wartawan Harus Patuhi Kode Etik

UKW 1

BREBESNEWS.CO -Untuk menjadi wartawan yang professional, harus mematuhi kode etik jurnalistik. Pasalnya, kode etik menjadi ukuran minimal dalam meniti rel profesionalisme. Kalau wartawan dalam melakukan kegiatan tidak mengindahkan kode etik maka akan menjadi cacat dan karya yang dihasilkannya pun tidak sempurna.

“Dalam menjalankan tugasnya, kita harus mengindahkan kode etik jurnalistik,” terang Wakil Kepala Sekolah Jurnalistik Indonesia Syamsul Huda MSi saat menyampaikan materi pada Sosialisasi Standar Kompetensi Wartawan di Gedung NU Jalan Yos Sudarso 36 Brebes, Kamis (1/8).

Syamsul menjelaskan, banyaknya wartawan yang melanggar kode etik menjadikan profesionalisme wartawan dipertanyakan. Dia mencontohkan, ketika harus menulis ketimpangan perusahaan tidak memberikan THR pada para buruh maka harus ditulis pula. “Jangan setelah mendapatkan angpao lalu tidak menulis ketimpangannya,” kata Syamsul.

Sosialisasi dibuka Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE melalui yang diwakili staf ahli Bupati bidang pemerintahan Drs Mustair Putusoma MSi. Dalam sambutannya, Bupati berharap agar wartawan memberikan kontribusi yang nyata terhadap pembangunan daerah. Wartawan mengambil peran penting dalam pembangunan daerah. “Tanpa wartawan, informasi pembangunan Brebes tidak bisa sampai pada masyarakat,” katanya.

Kabag Humas dan Protokol Setda Brebes Drs Atmo Tan Sidik menjelaskan, sosialisasi diikuti oleh 100 orang wartawan dari berbagai asosiasi. Seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Forum Komunikasi Wartawan Brebes (FKWB), Komunitas Jurnalis Brebes (KJB), Forum Radio Brebes (Forab), Jaringan Wartawan Pantura (Jawara), Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI), dan Gabungan Wartawan Indonesia (GWI).

Sosialisasi digelar sebagai upaya memberikan pemahaman kepada wartawan akan pentingnya profesionalisme. Dengan digelarnya sosialisasi ini, juga untuk membawa perubahan bagi wartawan yang meliput di wilayah Kabupaten Brebes,” tutur Atmo.

Disamping itu, penyelenggaraan Sosialisasi Kompetensi Wartawan merupakan kali pertama digelar oleh Pemkab Brebes. “Pemkab Brebes, satu-satunya pemerintah yang telah menggelar sosialisasi kompetensi wartawan se Indonesia,” tuturnya bangga.

Selain Syamsul Huda, materi pembanding disampaikan redaktur Harian Radar Tegal Muh Abduh. Dia menyampaikan, kalau wartawan jangan sampai melanggar kode etik secuilpun. Karena akan berakibat fatal baik bagi diri sendiri, nara sumber, pemimpin redaksi maupun perusahaan pers itu sendiri.
“ Wartawan dalam membuat berita harus imbang. Unsur cover both side atau dalam mebuat berita konfrontatif kedua nara sumber harus bisa di wawancarai. Paling tidak ada upaya untuk menghubungi meski dengan via telepon, sms atau daftar nama untuk keperluan konfirmasi,” tandasnya.

Sosialisasi akan akan dilanjutkan besok pagi (2/8) dengan nara sumber Ketua PWI Jogjakarta Sihono MT MSi dan Praktisi Radio Moh Hadi Utomo.

Acara diakhiri dengan buka puasa bersama. (Ilmie)

Posted in: Serba Serbi