BrebesNews.Co 25 September 2013 Read More →

Dalim Warga Dukuhwringin Wanasari Tempati Rumah Gubuk Tidak Layak Huni

* Rumah Gubuk sudah doyong miring kebelakang 30 drajat

umah reot 002

BREBESNEWS.CO – Dalim (55) beserta keluarganya asal desa Dukuhwringin RT 10 RW 5 Nomor 75 Kecamatan Wanaasari terpaksa harus menempati rumahnya yang terbuat dari gubuk yang sakarang tidak layak huni. Rumah Dalim, selain terbuat dari papan bambu ( gubuk-red), juga sudah doyong ke belakang dengan sudut kemiringannya 30 derajat.

Kondisi ini mengakibatkan keluarga ini merasa ketakutan, Karena setiap saat rumahnya bisa ambruk.
“Kami sebenarnya takut tinggal di rumah ini,” kata Dalim ditemui di rumahnya, Rabu (25/9/2013).

Ketakutan mereka bertambah manakala angin berhembus kencang. Atau hujan turun dengan deras. Rumahnya berdiri semi permanen. Dengan tiang penyangganya juga sudah miring. Atap rumah bagian belakangnya telah miring.

Sedangkan di dalam rumah, hanya terdapat satu bambu untuk menyangga agar bangunan tidak ambruk.
” Keadaan rumah miring karena terkena angin kencang,” ujar Dalim yang bekerja sebagai buruh tani serabutan ini lagi.

Keadaann rumahnya yang doyong terkena angin kencang, terjadi sejak empat tahun silam. Karena tak ada biaya, Dalim tidak mampu memperbaikinya. Sebab, pendapatannya sebagai buruh hanya Rp 30.000 per hari. Itu pun bila ada garapan pekerjaan. Jika tidak ada, ya tidak dapat uang, tuturnya
Meski kondisi Rumah Dalim keadaanya sudah tidak layak huni, namun dirinya mengaku tidak dapat program bedah rumah tidaak layak huni (RTH).

” Saya bersama ke empat anggota keluarga memilih bertahan di rumah miring ini. hal ini karena ketidak berdayaan ekonomi,” ujarnya lirih

Wakil Bupati Brebes Narjo yang ditemui sedang meninjau rumah Dalim berjanji akan segera menangani kerusakan rumah. “Kami akan data dulu rumah-rumah rusak di Brebes. Kami akan segera koordinasi,” ujar wakil bupati Narjo. (Agus Simpe)

Posted in: Sosial