BrebesNews.Co 7 September 2013 Read More →

Joko Gunawan : Pers Ikut Andil Tekan Stunting, Serta Pentingnya Penyebarluasan ASI

jokoBREBESNEWS.CO -Tingginya survey Unicef terkait manusia Stunting (Berbadan pendek) di wilayah Brebes,Pemkab Brebes bersama Unicef berkomitmen menekan jumlah stunting yang mencapai angka 45 persen dari 1,7 juta jiwa penduduk Brebes. Selain itu,program Pemberian ASI eksklusif di Brebes masih rendah.

Untuk Prihal tersebut,Pemkab Brebes mengajak Insan Pers untuk turut serta memberikan dukungan tentang polemik kesehatan yang ada di kabupaten Brebes.Diharapkan,Insan pers ikut andil dalam menuangkan tulisan ataupun mempublikasikan terkait 2 hal itu.

Komitmen Pemda menekan jumlah stunting dan peningkatan cakupan ASI eksklusif di 1000 hari pertama kelahiran dengan melakukan tindakan preventif, sosialisasi, dan sinergisitas dengan Berbagai elemen masyarakat.

“ kami mengharap rekan-rekan wartawan ikut andil mempublikasikan terkait Bahaya Stunting dan pentingnya Penggunaan ASI esklusif terhadap bayi, demi generasi penerus yang sehat jasmani dan rohani,” ujar kepala Bappeda Ir. Joko Gunawan MT, kepala Bappeda Brebes, di sela-sela Penutupan Orientasi Jurnalis,Strategi Komunikasi Mengatasi Masalah Kesehatan di Kabupaten Brebes di Ballroom,Hotel Karlita,Tegal rabu lalu (4/9).

Selain itu Joko menambahkan, Insan Pers berperan penting dalam menekan bahaya stunting, serta pentingnya penyebarluasan pemberian ASI melalui pemberitaan.
“ Memang harus diakui warga belum memahami pentingnya ASI Bagi Bayi.Yang jelas kurangnya informasi bagi ibu menyusui serta banyaknya penduduknya yang masih banyak warga miskin membuat, pemberian ASI, belum sepenuhnya bisa dipenuhi,” jelas Joko.

Sebelumnya, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE juga memberi komitmennya terhadap penekanan jumlah stunting di Brebes dan penggunaan ASI bagi ibu yang melahirkan, saat menerima Tim United Nations International Children’s Emergency Fund (Unicef) dan Australian Aid (AusAid) di ruang kerja Bupati, Jalan Pangeran Diponegoro 141 Brebes, Rabu (4/9).

Menurut Bupati, berbagai upaya untuk menekan jumlah stunting dan peningkatan cakupan ASI eksklusif di 1000 hari pertama kelahiran anak telah di genjot secara maksimal. Antara lain dengan melakukan tindakan preventif, sosialisasi, dan sinergisitas dengan SKPD.

Yang terjadi di Brebes, kata Bupati, tingginya angka stunting dan masih rendahnya cakupan ASI banyak faktor yang memicunya. Antara lain, perlakuan tidak bijak dari produsen susu formula, budaya menyapih yang masih lekat, terputusnya informasi kepada masyarakat tentang nilai gizi dan ASI dan banyaknya warga miskin. (Hendrik).

Posted in: Serba Serbi