BrebesNews.Co 29 September 2013 Read More →

Ketika Cerpen Dibaca Para Mbah-Mbah

* Dari Lomba Baca Cerpen Di Kelurahan Gandasuli Brebes

mbah rambat 82th 2

BREBESNEWS.CO – “ Bu..buu nda…kkk.. enapa Allah gak ..kkk.. kasih kita hidup e…ee..nak yah?” suara renta Mbah Rambat (82 th) terbata-bata membaca pembuka cerpen berjudul “ Bunda, Umar Sayang Bunda.”.

Maklum saja, dengan pengelihatan yang berkurang, tulisan cerpen kadang susah di baca mbah Rambat. Dari adegan itulah kadang penonton yang mencoba menyimak suara bacaan mbah Rambat sesekali menjadi tertawa geli.

” Bbbuu…nnda Um..ur..eeh, Umar Sayang bunda. Kalau beees..saar nanti,  Umaar akan buatkan rummah bunda yanng baaagus se..sekali,” lanjut bacaan Mbah Rambat lagi masih terbata-bata.

Mbah Rambat adalah peserta tertua dari Lomba Membaca Cerpen yang digelar Taman Baca Masyarakat (TBM) Aminah dan Amanah Kelurahan Gandasuli Brebes, Minggu (29/9) pagi. Lomba baca cerpen manula atau manusia lanjut usia ini di ikuti 18 peserta lain yang rata-rata usianya di atas 60 tahun.

Mbah Rambat tanpa sungkan dan malu lalu melanjutkan membaca dengan lantang cerpen sepanjang 2 lembar kertas ukuran folio. Di sela-sela membaca cerpen, keluar celetukan polos dilontarkan Mbah Rambat saat dia terbata-bata membaca satu kata.

“Aja disoraki ya, wong nyong nembe belajar,” kata Mbah Rambat diiringi tepuk tangan riuh penonton.

Lomba digelar dalam dua kategori, tingkat SD dan Lansia, keduanya sama-sama diminati peserta karena panitia sengaja tidak memungut biaya pendaftaran.

Di akhir perlombaan, meski dengan bacaan terbata-bata, Mbah Rambat akhirnya bisa menggondol juara II lomba baca cerpen Lansia. Sedang juara I di peroleh oleh Mbah Putri Endah (58 th), dan juara III di raih oleh Mbah Putri Trimayah ( 70 th). Semuanya dari kelurahan Gandasuli.

Juri menetapkan 5 kriteria penilaian dalam lomba tersebut, yaitu Penghayatan, Vokal, Intonasi, Penampilan dan Kelancaran.

Sementara itu, Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti, SE yang sengaja datang dan melihat langsung lomba membaca cerpen ini nampak terharu sekaligus bangga. Bahkan, Bupati Idza ikut mendampingi peserta lansia dalam membaca cerpen.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan terima kasih pada TBM yang tersebar di seluruh pelosok Kabupaten Brebes karena ikut membantu upaya Pemerintah Kabupaten Brebes dalam meningkatkan kualitas sumber daya masyarakat.

“Anak-anak kalau mau pintar, harus mau membaca,” kata Bupati.

Bupati juga mengingatkan bahwa target pemerintah yaitu mengentaskan masyarakat Kabupaten Brebes dari buta aksara.

Melalui TBM, kata Bupati Idza, maka upaya pengentasan buta aksara akan semakin mudah.

Target Pemerintah, lanjut Bupati Idza, adalah tuntas buta aksara di tahun 2015.

Meski terkesan sederhana sekaligus hadiah yang diberikan panitia juga tidak mewah, namun lomba membaca cerpen disambut meriah tidak hanya warga sekitar, karena peserta juga ada yang berasal dari desa tetangga.

Beberapa dari peserta bahkan rela membawa buku cerita sendiri dari rumah, meski banyak di antara mereka yang memanfaatkan buku yang telah tersedia di TBM Aminah dan Amanah Kelurahan Gandasuli. ( Dian Kurniawan- Humas Pemkab Brebes )

Posted in: Serba Serbi