BrebesNews.Co 27 September 2013 Read More →

Slamet Fajari : Masyarakat Brebes Masih Menilai Rendah Keberadaan Akte Kelahiran

* Faktor Pekerja tani dan pendidikan rendah menjadi pemicu

slamet

BREBESNEWS.CO -Berdasarkan surat Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomer 18/PUU-XI/2013 tanggal 30 april 2013 yang menyatakan bahwa pasal 32 ayat(2) Undang-Undang nomer 23 tahun 2006 tentang Admistrasi Kependudukan tidak mempunyai kekuatan hukum yang mengikat.

Sehubungan dengan hal tersebut, Seluruh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil segera menyesuaikan tatacara dan persyaratan pelayanan pencatatan kelahiran dan menerbitkan kutipan akte kelahiran bahwa per tanggal 1 mei 2013, pembuatan akte kelahiran tidak lagi melalui Pengadilan Negeri (PN) tetapi langsung diproses di kantor Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

Sementara dalam upaya memudahkan pelayanan pada masyarakat, Pemkab Brebes terus giatkan sosialisasi akan pentingnya pembuatan akte kelahiran karena dapat di lakukan dengan mudah. Meski pemerintah sudah membuat aturan yang mudah, namun kesadaran masyarakat masih menilai rendah akan pentingnya keberadaan Akte Kelahiran.

Hal ini Seperti yang diungkapkan, Kepala Disdukcapil Brebes, Drs. Asmuni melalui Kabid Pencatatan Sipil, Slamet Fajari SKM, Masih rendahnya keinginan masyarakat untuk membuat jatidiri atau Akte Kelahiran demi kepentingan negara.

” Ini terlihat dari data Disdukcapil, yang hanya 60 prosen untuk kategori Bayi yang terdaftar di Catatan Sipil, dan 20 prosen untuk dewasa atau yang terlambat membuat Akte,”Jelas Slamet, jumat (27/9).

Ia mengaku, rendahnya keinginan masyarakat membuat akte kelahiran untuk taraf dewasa di karenakan kebanyakan orang dewasa di Brebes bermata pencaharian petani serta berpendidikan rendah.

” Mereka umumnya merasa tidak penting membuat akte di sebabkan bekerja sebagai petani dan rendahnya Pendidikan manusianya”kata Slamet.

Selain itu Slamet mengharapkan kepada masyarat pentingnya pembuatan Akte Kelahiran agar generasi penerus tercatat secara hukum dan negara.

” Proses pembuatan Akte kini sangat mudah, diurus dan ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcatpil) tanpa harus menunggu terlalu lama seperti biasanya,” Tandas Slamet. (Hendrik)