BrebesNews.Co 17 October 2013 Read More →

5 Tim Gugus Daerah Layak Anak Studi Banding Ke PAUD Ragatunjung Paguyangan

Pentas Anak didik

BREBESNEWS.CO -Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD ) Holistik Integratif (HI) Desa Ragatunjung Kecamatan Paguyangan dikunjungi oleh Tim Gugus Tugas Desa Layak Anak (DLA) yakni DLA Kelurahan Brebes, DLA Desa Salem, DLA Desa Pangebatan Banjarharjo, DLA Desa Plompong Sirampog, DLA Desa Kretek Paguyangan.

Kunjungan ini dimaksud untuk melihat proses pembelajaran dan komitmen elemen masyarakat baik dari Kepala Desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, maupun unsur lainnya. Diharapkan nantinya di 5 DLA yang baru merintis PAUD Holistik Integratif (HI) bisa mereplikasi apa yang sudah dilihat pada pelaksanaan studi banding ini.

Karsitem Ketua PAUD HI MEkarsariAlasan memilih lokasi studi banding di PAUD HI Mekarsari Ragatunjung dikarenakan PAUD HI mekarsari benar-benar telah di dukung oleh stakeholder di desa secara menyeluruh.

Padahal awal berdiri dari proses pembelajaran berpindah-pindah dari rumah ke rumah. Namun akhirnya sekarang mendapatkan dukungan dana dari PNPM yang diperuntukkan untuk pembuatan Gedung senilai 109.000.000 untuk PAUD HI Mekarsari.

Sejarah awal berdirinya PAUD HI Mekarsari Ragatunjung dari embrio kader posyandu yang berjumlah 7 orang kemudian dilatih pada bulan maret 2012 dari dukungan dana UNICEF. Setelah itu kader 7 orang yang telah dilatih magang selama 5 hari di Kelompok Bermain (KB) Masitoh Paguyangan.

Tahap berikutnya 7 kader tersebut, mengadakan sosialisasi dengan masyarakat di Desa Ragatunjung untuk mendapatkan dukungan komitmen yang kuat dari semua elemen masyarakat.

“Alhamdulilah animo masyarakat dari kegiatan sosialisasi tersebut sepakat bahwa PAUD HI harus di dirikan. Sekarang jumlah peserta didik sudah ada 40 anak, dari berbagai usia antara lain usia 0-4 tahun, 4-5 tahun, 5-6 tahun,” Ujar Bunda Karsitem, selaku ketua PAUD HI Mekarsari, saat menerima rombongan 5 tim gugus DLA, kamis (17/10)

Untuk waktu pembelajaran seminggu 4 kali dari jam 08.00-10.00, sekarang PAUD Mekarsari sudah mendapatkan Ijin operasional no. 420/0032b/2012, tambah Karsutem lagi.

Perbedaan PAUD HI dengan PAUD formal yakni pada PAUD HI ada keterpaduan program pendidikan, kesehatan, bina keluarga, dimana ada kegiatan penimbangan balita, pengukuran tinggi badan, berat badan, pembelajaran cuci tangan pakai sabun, Pemberian Makanan tambahan anak sekolah, pemeriksaaan gigi, dan konseling ASI dengan bekerjasama bidan desa, kadang juga dari PLKB memberikan pemahaman bina keluarga sejahtera.

” intinya kami merasa terbantu atas adanya model percontohan PAUD HI ini,” kata Bunda Karsitem lagi.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa (Kades) Ragatunjung – Mohamad Syafii, kehadiran PAUD HI ini desa dan masyarakat merasa terbantu terutama memberikan hak dasar kepada anak yaitu hak tumbuh kembang dan partisipasi anak.

“Kami juga sudah berkomitmen kepada PAUD HI mekarsari sudah kami alokasikan dana lewat ADD untuk kegiatan penguatan kelembagaan sebesar 1.500.000,” Tandas Mohamad Syafii.

Kegiatan studi banding yang ditempatkan di Aula Balaidesa Ragatunjung dihadiri dari Tim PAUD HI Kabupaten meliputi Khaerul Abidin dari Bappeda Brebes, Hj. Roisah dari Dinas Pendidikan, Eko P dari BKBPP, perwakilan TP PKK Kabupaten, Dinas Kesehatan, PLKB Kecamatan Paguyangan, Kasi Kesos Kecamatan Paguyangan, dan Kepala Desa di 5 DLA. ( Bahrul Ulum fasilitator UNICEF Brebes)

Posted in: Serba Serbi