BrebesNews.Co 22 October 2013 Read More →

BAPPEDA Brebes, Adakan Pelatihan Pendidikan Anak Usia Dini

IMG-20131022-00307

BREBESNEWS.CO -Angka Partisipasi Kasar (APK) Brebes hingga saat ini masih di bawah target nasional. APK PAUD Brebes menurut data Pendidikan Usia Dini, 2012 sebesar 12,21 persen sedangkan Nasional sebesar 53,7 persen.

Rendahnya APK PAUD ini yang mendasari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Brebes bekerjasama dengan UNICEF mengadakan TOT atau Training Of Trainer Pengembangan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik-Integratif (HI).

Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Riez Tegal selama 3 hari (21-23 Oktober 2013), Pelatih TOT PAUD HI dari Provinsi Jawa Tengah yaitu Beny, Dedy, dan Bunda Nuri.

Peserta TOT berjumlah 14 orang berasal dari keterwakilan unsur SKPD yang terkait PAUD, Organisasi Profesi, Himpaudi, Pendamping Anak, dan Guru Pendidik PAUD. Metode Pembelajaran TOT ini adalah Teori, Praktek, Simulasi, dan Kunjungan Lapangan.

Salah satu kebijakan untuk mencapai target APK PAUD maka diperlukan tenaga pelatih yang terlatih yaitu TOT PAUD HI.
” Selama ini kita masih ketergantungan dengan para fasiliator provinsi, oleh karena itu kegiatan TOT PAUD HI menjadi penting, ke depan nanti masyarakat yang membutuhkan narasumber atau pelatih PAUD sudah tersedia,” ujar Khaerul Abidin selaku Kabid Pemsosbud Bappeda selasa (22/10).

Sisi yang lain Pemerintah Republik Indonesia sudah memberikan Payung hukum PAUD HI yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 60 Tahun 2013. Dengan Perpres PAUD Holistik-Integratif itu, pemerintah menargertkan peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam pencapaian tumbuh kembang optimal pada perkembangan anak selama periode dini, yaitu sejak masih janin hingga anak berusia enam tahun.

Menurut pasal 1 Perpres ini, PAUD Holistik-Integratif adalah upaya pengembangan anak usia dini yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan esensial anak yang beragam dan saling terkait secara simultan, sistematis, dan terintegrasi. Tujuannya, terselenggara layanan PAUD Holistik-Integratif menuju terwujudnya anak Indonesia yang sehat, cerdas, ceria, dan berahlak mulia.

Untuk mencapai itu ada enam strategi, yaitu: a) penguatan dan penyelarasan landasan hukum; b) peningkatan advokasi, komitmen koordinasi dan kerjasama antarinstansi pemerintah, lembaga penyelenggara layanan, dunia usaha, dan organisasi terkait; c) peningkatkan kapasitas dan kompetensi kader masyarakat, penyelenggara, dan tenaga pelayanan.

Selanjutnya, strategi lainnya adalah: d) penyediaan pelayanan yang merata, terjangkau dan berkualitas; e) internalisasi nilai-nilai agama dan budaya; dan f) pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan pemahaman dan persiapan pra-nikah calon pengantin, orangtua, keluarga, dan pengasuh pengganti dalam melakukan pengasuhan anak secara optimal.

Menurut Perpres ini, penyelenggaraan PAUD Holistik-Integratif dilakukan oleh pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“ Pemerintah bertanggung jawab untuk menetapkan norma, standar, prosedur dan kriteria, termasuk melakukan supervisi, advokasi dan pelatihan,” bunyi Pasal 7 ayat (2) Perpres No. 60/2013 itu.
( Bahrul Ulum, Fasilitator Unicef Brebes )

Posted in: Serba Serbi