BrebesNews.Co 3 October 2013 Read More →

Daftar Haji Sekarang, Masa Tunggu Sampai Tahun 2026

* Kemenag Brebes Uji Coba Layanan Satu Atap

haji1

BREBESNEWS.CO -Jumlah pendaftar jamaah Calon Haji Kabupaten Brebes terus berdatangan. Hingga 3 Oktober, berdasarkan data sistem komunikasi haji terpadu (Siskohat) sudah masuk ke porsi pemberangkatan dengan masa tunggu hingga tahun 2026.

“ Mudah-mudahan dengan adanya pelayanan satu atap, diharapkan akan tercipta pelayanan yang optimal, mudah, cepat, aman dan nyaman,” Kepala Kantor Kemenag Brebes Drs H Imam Hidayat MPdI, saat melihat kesiapan uji coba Pelayanan Haji Satu Atap, di kompleks kantor Kementerian Agama (Kemenag) kamis (3/10)

Untuk mengoptimalkan pelayanan haji dan umrah bagi warga Kabupaten Brebes, mulai 1 Oktober 2013 dimulai ujia coba Pelayanan Haji Terpadu Satu Atap (PHT Satap). Pelayanan diujicobakan seiring selesainya pembangunan kantor PHT Satap di kompleks kantor kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Brebes.

Imam Hidayat menambahkan, kantor pelayanan satu atap dibangun atas prakarsa calon jamaah haji melalui Tim 7 yang merupakan representasi dari calon jamaah haji Kab. Brebes Tahun 1434 H/2013 M.
Gedung yang dibangun di atas tanah milik Kantor Kemenag seluas lebih kurang 64 meter persegi ini, di bangun dengan anggaran Rp 144 juta.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Brebes H Moh Aqso disela pelayanan, Aqso menerangkan, Pelayanan Haji Terpadu (PHT) Satu Atap yang diberikan meliputi pelayanan tabungan haji, pembayaran setoran awal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), layanan perolehan porsi haji oleh Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH), pelayanan pemeriksaan kesehatan haji atau surat keterangan sehat oleh dokter, pemotretan, pencetakan dan penggandaan foto haji.

Sebelumnya, kata Aqso, calon jama’ah haji harus melakukan proses pendaftaran saja membutuhkan waktu yang cukup lama. Sebab, calon haji harus bolak-balik antara Bank Penerima Setoran BPIH, Puskesmas dan Kantor Kementerian Agama.

Terlebih dengan wilayah Kab. Brebes yang sangat luas, calon jama’ah haji membutuhkan waktu yang lama dan biaya yang cukup besar saat harus bolak-balik dalam melakukan proses pendaftaran haji.
“Dengan pelayanan satu atap, dapat memutus mata rantai yang panjang tersebut,” ujar Aqso. (Ilmie)

Posted in: Serba Serbi