BrebesNews.Co 24 October 2013 Read More →

Dewan Minta Bupati Idza Usut Tuntas, Soal Percaloan CPNS

* Calo Mengaku orang dekat Bupati

BREBESNEWS.CO – Menyusul adanya isu percaloan terhadap perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil CPNS, yang akan dilaksanakan di lingkungan Pemkab Brebes, dan mengatasnamakan orang dekat bupati, menjadi Sorotan dari Kalangan Wakil rakyat atau anggota DPRD Brebes.

Isu berita yang sudah di muat beberapa media cetak serta online lokal tersebut menyatakan pihak calo bisa memasukan para peserta ujian CPNS K2 untuk bisa lolos, tentunya dengan beberapa persayaratan yakni dengan uang pelicin. Uang pelicin yang harus disediakan sekitar 50- 85 juta rupiah untuk tingkat Sarjana, hingga 135 juta rupiah untuk tingkat SMA, dengan alasan formasinya sedikit, jadi persaingannya ketat.

caloDengan adanya isu inilah beberapa anggota DPRD Brebes geram, karena akan menimbulkan keresahan masyarakat terlebih para calon peserta ujian CPNS.

” Bupati harus menuntaskan ,kebenaran dari kabar itu,ini menyangkut nama baik Orang nomer satu di Brebes. Apalagi ini juga beritanya melibatkan orang yang mengaku keluarga Bupati. Kalau memang tidak benar ya harus ditegaskan jangan sampai mencoreng muka Pemkab,” kata Wakil Ketua DPRD Brebes, drh H Agus Sutrisno, disekertariat kantor Dewan Kamis (24/10), saat di wawancarai sejumlah wartawan.

Melihat perkembangan yang ada, Agus meyakini isu tersebut bisa jadi memang ada. Namun, sulit untuk membuktikan keberadaannya.
” Seperti buang angin, ada aroma tapi tidak bisa dilihat, jadi hanya hebohnya saja. Jika memang ada, maka oknum itu adalah komplotan penghianatan rakyat, pendzholiman, pelanggaran HAM,” tandasnya.

Senada, Ketua Komisi I DPRD, Cahrudin juga menyesalkan adanya klaim orang dekat Bupati menjadi calo CPNS itu. Bupati terpilih berasal dari partai PDIP juga bisa mencoreng citra partai.

” Bupati harus tegas, jangan membiarkan. Memangnya cuma mereka yang menjadi tim pemenangan Bupati.Saya juga tim Bupati. Makanya jangan mau dicatut-catut seperti itu, tindak tegas mereka,” kata Cahrudin.

Sementara itu, bupati Idza Priyanti SE, saat mendampingi gubernur Jateng, Ganjar Pranowo meninjau jalan Ciregol Tonjong, dirinya menyatakan tidak merasa menyuruh orang atau pun siapapun untuk menjadi makelar CPNS.

” Itu jelas rumor. Saya akan koordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) agar test CPNS november mendatang berjalan secara normatif dan sesuai aturan,” ujar bupati Idza saat open House di Bumiayu. ( Hendrik)