BrebesNews.Co 24 November 2013 Read More →

150 Tokoh Agama Brebes Ikuti Pelatihan Penyampaian Materi Soal Stunting

  • Diharapkan ada 5 tokoh agama per kecamatan berperan aktif dakwah soal kesehatan ibu anak   

pelatihan angka 2

BREBESNEWS.CO – Dari catatan pemerintah kabupaten Brebes, angka stunting ( tubuh pendek) mencapai 45%. Angka tersebut lebih tinggi dari stunting nasional yang sebesar 35,6%. Penyebab utama stunting secara medis adalah kurangnya asupan gizi untuk anak pada 1000 Hari Pertama Kehidupan pada khususnya dan masa pertumbuhan pada umumnya.

Mendasari kenyataan inilah Sebanyak 150 tokoh agama NU dari 17 kecamatan se kabupaten Brebes diberi pelatihan untuk bisa menguasai materi pencegahan stunting ( gizi buruk yang mengakibatkan tubuh pendek-red) di Kabupaten Brebes.

Acara dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Hikmah 2, Benda-Sirampog, Brebes, mulai tanggal 19 hingga 24 november. Penyelenggara kegiatan adalah Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) pusat bekerjasama dengan UNICEF.

LKNU dan UNICEF memandang pentingnya melakukan perubahan perilaku sebagai cara utama untuk mengatasi stunting. Perubahan perilaku itu sendiri harus diperankan oleh aktor umat dan mastyarakat. Ulama adalah aktor yang memiliki pengaruh kuat bagi masyakat.

Melalui jumatan, majelis ta’lim, ceramah pernikahan, dan pengajian lainnya, tokoh agama dapat dengan mudah menyampaikan perilaku pemberian gizi yang benar.  Melalui usaha ini diharapkan pada tahun 2015 Kabupaten Brebes dapat menurunkan angka stunting sebanyak 5%.

Tujuan pelatihan adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai gizi kepada tokoh agama; memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai status gizi anak-anak di Kabupaten Brebes; memberikan input mengenai pentingnya peran tokoh agama dalam perbaikan kesehatan, gizi, dan pencegahan stunting di Kabupaten Brebes.

Kegiatan dibagi menjadi 2 angkatan. Angkatan pertama (19-21/11) dihadiri oleh 75 peserta dari 9 kecamatan di Brebes bagian selatan. Sedang angkatan kedua (22-24/11) 75 peserta dari 8 kecamatan di Brebes bagian utara (pantura).

Peserta terdiri dari laki-laki dan perempuan dengan usia beragam. Ustadz muda sampai kiai senior turut serta dalam pelatihan ini. Selama dua hari mereka diperkenalkan pada masalah stunting, gizi, kebijakan pemerintah, perintah Islam untuk menjaga kesehatan, dan peran tokoh agama. Di hari kedua diajak untuk menentukan Rencana Tindak Lanjut (RTK) setelah kegiatan.

Narasumber yang hadir pada pelatihan ini antara lain KH. Abbas Muin (Tanfidziyah PBNU), KH. Ahmad Ishomuddin, Gus Miftah Faqih (RMI PBNU), Otte Osantika (UNICEF Indonesia), Bahrul Ulum (Konsultan UNICEF Kabupaten Brebes), H. Athoillah (Ketua PCNU Kabupaten Brebes), dan pengurus-pengurus PP LKNU.

Dalam pelatihan tokoh agama saat ini diharapkan minimal 5 tokoh agama dari setiap kecamatan memahami dan menyampaikan pesan-pesan kunci terkait pentingnya menjaga kesehatan dan gizi anak dalam dalam upaya pencegahan stunting. Tema turunannya meliputi pentingnya ASI Eksklusif, Inisiasi Menyusu Dini (IMD), pemberian Makanan Pendamping (MP) ASI, memanfaatkan posyandu dengan maksimal, dan tata cara hidup sehat. (AFIF.A)

Posted in: Serba Serbi