BrebesNews.Co 11 November 2013 Read More →

2 Bulan Dana BLSM Di Tilep Kades, Warga Bojong Losari Lakukan Demo

* Kades Bojong kini dinyatakan buron

blsm ora dibagi 046

BREBESNEWS.CO – Ratusan warga desa Bojong kecamatan Losari, senin (11/11) siang melakukan demo di balai desa setempat. Demo dipicu adanya dugaan penggelapan Dana bantuan Langsung Masyarakat (BLSM) yang di gelapkan kepala desanya selama dua bulan.

Ratusan warga Bojong, yang kurang lebih berjumlah 131 orang, yang seharusnya mendapat dana BLSM itu menggerduk ke balai desa Bojong, untuk menemui kepala desanya Abdul Rahman yang kini keberadaannya tidak diketahui, setelah memenggelapkan dua bulan dana BLSM warga desanya.

Karena yang ingin ditemui tidak ada (kepala desa-red), akhirnya ke 131 warga Bojong ditemui perwakilan petugas dari kecamatan Losari serta kepolisan sektor Losari. Merekapun, menunjukan bukti pengambilan uang BLSM kepala desa di kantor Pos pada bulan september hingga oktober.

Kepala desa dinyatakan sudah mengambil hak warga sebanyak 78,6 juta rupiah yang diperuntukan warga, namun hingga sampai bulan november tidak pernah dibagikan.

Selain menuntut pengambilan uang hak masyarakat lewat BLSM, warga juga menuntut aparat hukum untuk menahan dan memperhentikan Abdul rahman sebagai kepala desa, karena sudah mencoreng nama baik desa Bojong.

” Saya beserta warga menuntut untuk segera mengusut serta menangkap Kades Abdul rahman, karena di duga sudah menggelapkan uang dana BLSM warga bojong,” ujar Kholidin perwakilan dari warga Bojong.

Menurut Kholidin, bila pihak kecamatan tidak bisa menyelesaikan permasalahan ini, warga akan tetap datang ke balai desa untuk menuntut hak dana bantuannya.

Sementara itu, camat Losari Hudiyono yang sempat menemui warga mengatakan dugaan penggelapan dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) ini seudah ditangani pihak Polres Brebes.

” Pihak kepolisian juga sedang mencari keberadaan Abdul Rahman untuk mempertanggunjawabkan perbuatannya,” ujar Hudiono kepada warga Bojong.

Setelah beberapa saat audiensi, warga Bojongpun meninggalkan lokasi balai desa untuk membubarkan diri. (AGUS SIMPE)

Posted in: Sosial