BrebesNews.Co 27 November 2013 Read More →

Bappeda Brebes Adakan Temu Pengusaha

temu bersama

BREBESNEWS.CO -Potensi pelaku Usaha Menengah Besar (UMB) Kabupaten Brebes, ternyata sangat besar. Terbukti dalam catatan Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten Brebes (Bappeda) Brebes ada 145 pengusaha.

Tahun 2013, ada penambahan UMB baru sebanyak 16 bidang usaha. Mereka merupakan pengusaha yang memiliki aset sebesar diatas Rp 2 Milyar. Aset di atas Rp 2 Milyar itu, terdiri atas tanah, upah dan material usaha. Bidang yang digeluti antara lain usaha hasil olahan ikan, usaha kerajinan, hasil olahan pertanian dan lain-lain.

Demikian disampaikan Kepala Bappeda Brebes Ir Djoko Gunawan MT melalui Sekretaris Bappeda Ir Hj Erlinawati MSi Akt saat Temu Bersama UMB, Usaha Mikro Kecil dan Koperasi (UMKK) dan Calon Penanam Modal sertaa Sosialisasi Peraturan Penanaman Modal Kab Brebes di Aula Bappeda, Rabu (27/11/2013).

Namun, lanjutnya, yang secara kontinyu membuat pelaporan hanya 10 pelaku usaha. Padahal setiap penanam modal berkewajiban membuat laporan tentang kegiatan penanaman modal sesuai Undang-Undang No. 25 Tahun 2007.

Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) adalah laporan secara berkala mengenai perkembangan kegiatan perusahaan dan kendala yang dihadapi penanam modal.

Tidak dilakukannya LKPM, dikarenakan pengusaha takut terbebani pajak yang besar. Padahal ada fasilitasi-fasilitasi pajak yang bisa dibantu untuk meringankan beban pajak.

“Bahkan ada satu pengusaha terbesar di Brebes tidak membuat LKPM,” ungkapnya.

Untuk melaksanakan kebijakan daerah dalam penanaman modal, lanjutnya, Pemkab akan melakukan fungsi perencanaan, promosi dan kerja sama, pelayanan perijinan dan pengendalian.

Sebagai langkah awal, Bappeda memfasilitasi Temu Pengusaha antara UMB dengan UMKK dan Calon Penanam Modal. Dengan pertemuan ini diharapkan para pelaku usaha bisa menggerakan roda perekonomian rakyat yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat serta penyerapan tenaga kerja.

“ Dengan komunikasi bisnis yang saling membutuhkan, akan meningkatkan gairah iklim bisnis dan investasi yang tumbuh dengan subur,” terangnya.

Kegiatan ini diikuti 72 orang terdiri dari perwakilan UMB, UMKK yang aktif, terbaik dan terpilih, calon penanam modal daerah dan SKPD terkait.

Selain itu, mereka mendapatkan materi Fasilitasi Perbankan untuk penanam modal oleh Manajer Marketing Bank Indonesia Febrina, Klinik Penanaman Modal oleh Kepala Bidang Pengendalian dan Pengembangan BPMD Prov Jateng Chuling SH, Presiden Indonesian Islamic Business Forum dan Direktur Utama PT Balimuda Jakarta dr Udi Sahono SpB, dan Perpajakan dari Kantor Pajak Pratama Tegal Hartoyo. (ILMIE)

Posted in: Ekonomi & Bisnis